Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Politik»GSNI Surabaya: Wacana Penulisan Ulang Sejarah Adalah Pengkhianatan terhadap Integritas Bangsa

GSNI Surabaya: Wacana Penulisan Ulang Sejarah Adalah Pengkhianatan terhadap Integritas Bangsa

Lidya SLidya S Politik 13 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Surabaya menyatakan penolakan tegas terhadap wacana penulisan ulang sejarah Indonesia yang belakangan muncul dari lingkungan pemerintahan, khususnya Kementerian Kebudayaan.

Dalam pernyataan resminya, Ketua DPC GSNI Surabaya, Reyki Khairan Ananta, menegaskan bahwa sejarah tidak boleh ditulis ulang atas dasar kepentingan politik atau narasi sepihak. Ia menyebut bahwa penulisan sejarah yang tidak objektif merupakan bentuk pengkhianatan terhadap integritas bangsa.

“Kami menolak segala bentuk manipulasi sejarah, termasuk penghilangan, pemolesan, maupun pengaburan peran tokoh-tokoh penting bangsa seperti Bung Karno,” tegas Reyki.

Distorsi Sejarah, Ancaman Nyata Bagi Generasi Muda

GSNI menyoroti bahwa beberapa narasi sejarah penting telah mengalami distorsi. Peran sentral Ir. Soekarno dalam membentuk identitas dan arah ideologi bangsa dinilai mulai dipinggirkan dari buku pelajaran dan ruang publik. Di sisi lain, periode Orde Baru yang sarat pelanggaran HAM dikhawatirkan akan “diputihkan” dari catatan sejarah.

“Jika sejarah Orde Baru yang penuh represi seperti peristiwa 1965, Petrus, Talangsari, hingga Reformasi 1998 dihapus, maka kita sedang mengulang kekeliruan masa lalu,” ujar Reyki.

Revisi Kurikulum Sejarah, Masih Jadi Kontroversi

Pernyataan GSNI ini muncul di tengah evaluasi berkelanjutan terhadap kurikulum sejarah nasional yang dimulai sejak 2020. Salah satu polemik yang sempat mencuat adalah rencana penghapusan sejarah sebagai mata pelajaran wajib di jenjang SMA/SMK, yang memicu reaksi luas dari masyarakat.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir Bangga dengan Capaian Polri dalam Survei Litbang Kompas

Meskipun Kementerian telah menegaskan bahwa sejarah tetap menjadi bagian penting dalam kurikulum, kekhawatiran publik tetap tinggi. Sejumlah pihak menilai adanya upaya “penyesuaian narasi” yang bisa mengaburkan kebenaran historis.

GSNI Desak Keterlibatan Sejarawan Independen

GSNI Surabaya mendesak agar penulisan sejarah dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan sejarawan independen dan akademisi. Proses ini harus berbasis bukti ilmiah dan terbuka terhadap kritik.

“Sejarah bukan milik pemerintah atau rezim, tapi milik rakyat dan kebenaran. Penulisan sejarah harus demokratis,” ujar Reyki.

Menjaga Ingatan Kolektif dan Kebenaran Sejarah

Menurut GSNI, bangsa yang besar adalah bangsa yang tak melupakan sejarahnya—baik yang gemilang maupun yang kelam. Penulisan ulang sejarah hanya bisa diterima bila bertujuan memperbaiki kesalahan faktual, bukan untuk mengontrol narasi demi kepentingan politik.

“Kami menyerukan kepada seluruh pelajar dan mahasiswa untuk menjaga ingatan kolektif bangsa. Jangan biarkan sejarah ditulis ulang demi menyenangkan penguasa,” tegas Reyki.

Pernyataan GSNI Surabaya ini memperkuat seruan banyak pihak untuk menjaga objektivitas sejarah Indonesia, sekaligus menjadi peringatan bahwa pendidikan sejarah yang jujur dan utuh adalah fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa yang adil dan demokratis. (dya/ted)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
bung karno GSNI Orde Baru sejarah Indonesia Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026 Politik
Pertemuan Jaringan Pimpinan Perguruan Tinggi APTIK di Universitas Atmajaya Yogyakarta, (foto: Istimewa)

Pernyataan Moral APTIK: Sorot Kebebasan Sipil hingga Tata Kelola Pemerintahan

30 Juni 2026 Politik
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan: Indonesia Harus Tinggalkan Politik Elektabilitas dan Utamakan Integritas Pemimpin

25 Juni 2026 Politik

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026 Politik

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026 Politik

Pemkab Mojokerto Perkuat Transformasi Posyandu, 562 Terdaftar Kemendagri

20 Mei 2026 Politik
Leave A Reply Cancel Reply

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.