Surabaya (beritajatim.id) – Kopi bukan hanya soal kenikmatan rasa dan aroma, tapi juga dikenal sebagai “senjata” utama untuk melawan rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi. Tak heran jika banyak pekerja kantoran, mahasiswa, hingga freelancer menjadikan kopi sebagai teman setia di tengah aktivitas padat.
Namun, tahukah bahwa waktu mengonsumsi kopi sangat memengaruhi efektivitas kafein dalam tubuh? Jika diminum di waktu yang salah, kafein bisa kehilangan manfaatnya atau bahkan menimbulkan efek negatif. Artikel ini akan mengulas waktu terbaik minum kopi berdasarkan hasil penelitian, serta tips agar mendapatkan manfaat optimal dari secangkir kopi.
Banyak orang memulai hari dengan langsung menyesap kopi setelah bangun tidur. Sayangnya, kebiasaan ini justru kurang efektif.
Penelitian dari U.S. Army Research Institute serta jurnal Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa minum kopi saat kadar hormon kortisol sedang tinggi dapat menurunkan sensitivitas tubuh terhadap kafein. Kortisol adalah hormon stres alami yang membantu tubuh tetap terjaga. Hormon ini mencapai puncaknya pada waktu-waktu berikut:
1. Pukul 08.00–09.00 WIB
2. Pukul 12.00–13.00 WIB
3. Pukul 17.30–18.30 WIB
Mengonsumsi kafein di jam-jam tersebut justru membuat tubuh menjadi “kebal” terhadap efek stimulan dari kopi. Akibatnya, Anda tetap merasa mengantuk meski sudah minum satu atau dua cangkir kopi.
Agar kafein bekerja optimal, waktu minum kopi sebaiknya disesuaikan dengan ritme biologis tubuh (siklus sirkadian). Berikut adalah waktu yang direkomendasikan untuk konsumsi kopi:
- Pukul 09.30 – 11.00 WIB
Ini adalah waktu ideal pertama karena kadar kortisol mulai menurun. Kafein dapat diserap lebih efektif dan memberikan dorongan energi tanpa tumpang tindih dengan hormon alami tubuh. - Pukul 13.30 – 15.00 WIB
Setelah makan siang, banyak orang merasa lemas atau mengantuk. Secangkir kopi di waktu ini bisa membantu Anda melewati afternoon slump dengan lebih fokus dan semangat. - 30 Menit Sebelum Aktivitas Penting
Jika Anda akan menghadapi rapat penting, sesi presentasi, atau brainstorming, minum kopi sekitar 30 menit sebelumnya bisa meningkatkan kewaspadaan dan respons mental Anda.
Hindari Minum Kopi Setelah Jam 16.00
Kafein memiliki waktu paruh sekitar 6 hingga 8 jam di dalam tubuh. Minum kopi terlalu sore atau menjelang malam dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Kurang tidur justru berujung pada kelelahan keesokan harinya, dan siklus ini bisa terus berulang.
Agar manfaat kafein dalam kopi bisa dinikmati secara maksimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Jangan minum kopi saat perut kosong, karena bisa meningkatkan produksi asam lambung dan memicu gangguan pencernaan.
- Batasi konsumsi kafein, cukup 1–2 cangkir kopi per hari untuk menghindari efek samping seperti jantung berdebar, gelisah, dan sulit tidur.
- Pilih kopi tanpa tambahan gula atau krimer berlebihan agar tetap mendapatkan energi tanpa kalori berlebih.
Waktu minum kopi sangat menentukan apakah Anda akan mendapatkan manfaat maksimal dari kafein atau justru sebaliknya. Hindari minum kopi saat hormon kortisol sedang tinggi, terutama antara pukul 08.00–09.00 dan 12.00–13.00. Sebaliknya, waktu terbaik untuk ngopi adalah pukul 09.30–11.00 dan 13.30–15.00.
Dengan pemilihan waktu yang tepat, kopi tak hanya menjadi penyemangat pagi, tetapi juga booster alami untuk meningkatkan fokus, produktivitas, dan performa kerja sepanjang hari. (aga)


as a preferred source on Google




