Alexandria (beritajatim.id) – Sebuah aksi yang awalnya diduga sebagai lelucon Halloween berubah menjadi kasus kriminal serius setelah tiga orang bertopeng mencoba membobol sebuah rumah di Alexandria pada Selasa malam (15/10).
Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat di dekat persimpangan Duke Street dan South Jordan Street. Aksi tersebut terekam kamera dan memperlihatkan tiga individu mengenakan topeng Halloween berusaha memasuki rumah yang saat itu dihuni oleh seorang wanita bernama Shayla dan ibunya.
“Awalnya saya pikir ini hanya lelucon Halloween,” kata Shayla dalam wawancaranya dengan WUSA9. “Saya bahkan sempat mengucapkan ‘Selamat Halloween’. Tapi mereka tidak pergi. Mereka terus mengetuk pintu, bahkan semakin keras.”
Dalam video yang beredar, terdengar salah satu pelaku berkata, “Kalau kamu tidak keluar, kami akan masuk.” Bahkan ada yang berteriak, “Buka pintunya!”
Shayla mengatakan bahwa ia sedang menelepon layanan darurat 911 saat para pelaku terus menekan dan mengancam akan mendobrak pintu menggunakan kursi. “Saat mereka bilang akan mendobrak pintu, jantung saya langsung berdebar. Ini bukan lagi lelucon.”
Polisi: Ancaman Serius, Bisa Berujung Fatal
Kepala Kepolisian Alexandria, Tarrik McGuire, menyampaikan dalam konferensi pers Kamis (17/10) bahwa kejadian ini sedang diselidiki sebagai percobaan pembobolan dan ancaman kriminal serius.
“Mereka mengeluarkan pernyataan mengerikan kepada penghuni rumah, termasuk ancaman untuk membunuh,” ujarnya. “Menurut hukum di Virginia, upaya masuk paksa ke rumah dikategorikan sebagai tindak pidana pembobolan.”
McGuire menambahkan, peristiwa semacam ini, terutama saat musim Halloween, bisa dengan cepat berubah menjadi insiden berbahaya. Ia mengingatkan bahwa banyak pelaku kejahatan meniru adegan film horor, yang meski terlihat sebagai candaan, dapat memicu kepanikan dan bahkan kekerasan nyata.
Pelaku Diduga Kabur dengan Mobil
Menurut keterangan pihak kepolisian, para pelaku diduga melarikan diri menggunakan kendaraan setelah melepas topeng mereka. Penyelidik kini tengah menganalisis rekaman CCTV dari rumah dan tempat usaha di sekitar lokasi kejadian.
Dua kendaraan terekam berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polisi membuka kemungkinan akan merilis lebih banyak informasi apabila ada perkembangan atau penangkapan.
Pesan Tegas untuk Masyarakat dan Orang Tua
Kepala Polisi McGuire juga menegaskan bahwa penghuni rumah memiliki hak untuk mempertahankan diri. Ia memperingatkan bahwa tindakan serupa bisa memicu pembalasan dari warga yang merasa terancam.
“Kepada pelaku: kami sedang memburu kalian,” tegas McGuire. “Jika pelakunya masih muda, kami imbau orang tuanya segera melapor. Lebih baik menyelesaikan secara sukarela daripada menunggu kami melakukan penangkapan.”
Menjelang Halloween, McGuire juga mengimbau para orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka. “Pastikan Anda tahu di mana mereka berada dan apa yang mereka lakukan,” ujarnya. “Kami tidak ingin terlibat dalam sesuatu yang seharusnya bisa dicegah, tapi kejadian ini jelas memiliki unsur kriminal.”
Polisi Ajak Warga Periksa Rekaman Kamera
Departemen Kepolisian Alexandria meminta warga yang tinggal di sekitar Duke Street dan South Jordan Street untuk memeriksa rekaman kamera keamanan mereka antara pukul 21.00 hingga 22.30 pada malam kejadian. Siapa pun yang melihat aktivitas mencurigakan diminta segera menghubungi pihak berwajib.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bahwa “lelucon” yang tidak pada tempatnya bisa berujung pada konsekuensi hukum yang serius. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama saat musim Halloween yang rawan penyalahgunaan topeng dan kostum. (ang)


as a preferred source on Google



