Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»AS Dijadwalkan Kunjungi Moskow Pekan Depan, Perbedaan Mendasar Rusia–Ukraina Masih Menganga

AS Dijadwalkan Kunjungi Moskow Pekan Depan, Perbedaan Mendasar Rusia–Ukraina Masih Menganga

Haris DwiHaris Dwi Internasional 28 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin

Jakarta (beritajatim.id) – Kontak diplomatik baru terkait konflik Ukraina kembali mengemuka setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan bahwa delegasi Amerika Serikat dijadwalkan tiba di Moskow pada paruh pertama pekan depan. Pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menginformasikan bahwa perwakilan Ukraina dan AS juga akan menggelar pembicaraan lanjutan dalam minggu ini.

Meski agenda baru mulai tersusun, perbedaan pandangan antara Moskow, Kyiv, dan Washington disebut masih mencolok, terutama dalam isu-isu yang dianggap fundamental bagi masing-masing pihak.

Rencana 28 Poin AS Belum Berujung Kesepakatan

Putin mengemukakan bahwa rencana 28 poin yang diajukan AS dapat menjadi dasar pembahasan lanjutan, meski belum ada usulan final. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Bishkek, Kyrgyzstan. Ia menilai beberapa posisi Rusia sudah mulai terlihat dalam diskusi yang berlangsung sebelum dan setelah pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Alaska pada Agustus lalu.

Putin menegaskan perlunya perumusan diplomatik yang lebih presisi dan menilai sejumlah isu membutuhkan pembahasan intensif. Ia juga menepis persepsi bahwa Rusia memiliki niat menyerang Eropa, yang dinilainya tidak berdasar.

Ukraina Dorong Dialog untuk “Perdamaian Bermartabat”

Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, menyebut tim negosiasi Ukraina sedang mempersiapkan dialog konstruktif guna mencapai kemajuan nyata menuju penghentian krisis. Dalam pernyataannya di Telegram, Yermak menegaskan bahwa tujuan utama Ukraina dan mitra internasionalnya adalah meraih perdamaian yang “langgeng dan bermartabat”.

Baca Juga:  Trump Batalkan Pertemuan dengan Putin, AS Malah Jatuhkan Sanksi Baru pada Dua Raksasa Minyak Rusia

Yermak sebelumnya menyatakan bahwa sebagian besar elemen dari rencana AS telah mencapai kesepakatan prinsip, namun dokumen tersebut telah melalui revisi signifikan dari versi awal 28 poin.

Tiga Isu Utama Menjadi “Garis Merah”

Sumber diplomatik menyebut sedikitnya tiga isu menjadi kendala utama yang selama ini menjadi garis merah Ukraina dan sekaligus kekhawatiran Rusia. Isu itu meliputi kemungkinan pengorbanan wilayah di Donbas, pembatasan jumlah personel militer Ukraina menjadi maksimal 600.000, serta tuntutan agar Ukraina tidak bergabung dengan NATO.

Menurut para analis, ketiga aspek tersebut dianggap menentukan keberhasilan atau kegagalan negosiasi yang tengah dibentuk.

Pengamat: Jarak Pandangan Masih Terlalu Lebar

Wakil Direktur Institut Studi Eurasia dari China Institutes of Contemporary International Relations, Chen Yu, menilai perbedaan antara Rusia dan Ukraina masih sangat lebar. Ia menjelaskan bahwa Moskow menuntut kendali penuh atas Donbas dan penarikan pasukan Ukraina dari wilayah yang masih dikuasai Kyiv. Di sisi lain, wilayah tersebut dipandang Ukraina sebagai posisi pertahanan vital.

Proposal terbaru dari AS menawarkan pendekatan berbeda: pasukan Ukraina ditarik, Rusia mengambil alih, dan kawasan itu dijadikan zona demiliterisasi. Chen menilai belum ada kepastian apakah Kyiv mampu menerima pengaturan semacam itu.

Chen juga menyoroti tuntutan Rusia agar Ukraina dicegah secara hukum untuk bergabung dengan NATO, sementara Kyiv ingin tetap mempertahankan peluang keanggotaan di masa depan. Eropa pun disebut tidak dapat menerima jika Rusia diberi hak veto terhadap perluasan NATO.

Baca Juga:  Donald Trump Tiba di Malaysia untuk Hadiri KTT ASEAN ke-47, Kunjungan Pertama Presiden AS dalam Satu Dekade

Di sisi lain, permintaan Rusia untuk proses “demiliterisasi” Ukraina bertolak belakang dengan rencana AS yang menetapkan batas kekuatan pasukan hingga 600.000 personel—angka yang lebih dari dua kali lipat jumlah personel militer Ukraina sebelum konflik. Menurut Chen, ketentuan tersebut juga sulit diterima Moskow.

Prospek Negosiasi Masih Penuh Ketidakpastian

Meski sejumlah upaya diplomatik mulai terlihat, ketidaksepakatan mendasar mengenai wilayah, aliansi militer, hingga struktur pertahanan menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan masih panjang. Pertemuan-pekan depan dinilai dapat menjadi momentum penting, namun sejauh ini prospeknya masih dibayangi ketegangan dan kompromi yang sulit dicapai.

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
NATO Rusia Ukraina Vladimir Putin
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.