Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Eri Cahyadi Bongkar Strategi Kepemimpinan di Unair, Tekankan Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Nyata

Eri Cahyadi Bongkar Strategi Kepemimpinan di Unair, Tekankan Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Nyata

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 12 Mei 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kepemimpinan sejati harus berlandaskan gotong royong dan praktik nilai Pancasila.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kepemimpinan sejati harus berlandaskan gotong royong dan praktik nilai Pancasila.

Surabaya (beritajatim.id) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang pemimpin tidak ditentukan oleh banyaknya penghargaan ataupun popularitas di media sosial, melainkan sejauh mana kebijakan yang dijalankan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Eri Cahyadi saat menjadi pembicara dalam “Seminar Sehari: Kepemimpinan Nusantara” di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair), Selasa (12/5/2026).

Dalam forum akademik tersebut, Eri memaparkan berbagai pendekatan kepemimpinan yang diterapkannya selama memimpin Kota Surabaya. Meski Surabaya telah menerima sejumlah pengakuan internasional seperti Kota Layak Anak tingkat dunia hingga masuk jaringan UNESCO Learning City, ia menilai penghargaan bukanlah tujuan utama pemerintahan.

Menurut Eri, indikator keberhasilan pemimpin harus diukur dari persoalan mendasar yang dirasakan masyarakat, mulai dari kemiskinan, pengangguran, stunting, hingga angka kematian ibu. Ia menilai, tanpa perubahan nyata pada indikator tersebut, maka pencapaian simbolik tidak memiliki makna besar bagi warga.

Dalam paparannya, Eri juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan dalam kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan sosial dan ekonomi yang berpihak pada masyarakat.

Konsep gotong royong menjadi fondasi utama dalam model kepemimpinannya. Salah satu implementasi yang terus didorong Pemkot Surabaya adalah penguatan ekonomi berbasis lingkungan melalui Kampung Pancasila. Program itu mengajak masyarakat saling mendukung ekonomi warga sekitar, termasuk mengutamakan belanja di toko kelontong dan usaha kecil di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Kerahkan 1.140 Personel Amankan Pilkades Serentak di 80 Desa

Selain itu, Eri mengungkapkan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintahannya sebelum pembangunan fisik kota. Kebijakan tersebut diwujudkan melalui penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai RW agar lebih dekat dengan warga dan memahami persoalan masyarakat secara langsung.

Ia juga menyebut Surabaya menjadi salah satu daerah yang menerapkan pengelolaan zakat profesi ASN muslim secara kolektif untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program sosial dan penanganan warga miskin.

Pada sektor pelayanan publik, Pemkot Surabaya mulai mengubah pola birokrasi agar lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat berdasarkan siklus kehidupan. Pendekatan itu dimulai sejak masa kehamilan untuk pencegahan stunting hingga pelayanan bagi warga lanjut usia.

Eri yang akrab disapa Cak Eri turut menekankan pentingnya kepemimpinan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat bergantung pada satu figur pemimpin semata.

Karena itu, Pemkot Surabaya terus memperkuat peran Kader Surabaya Hebat (KSH), pengurus RW, pelaku usaha, hingga kampus agar terlibat langsung membantu masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Di akhir pemaparannya, Eri berharap model kepemimpinan berbasis gotong royong dan nilai kemanusiaan dapat terus diperkuat di tengah tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Baginya, keberhasilan seorang pemimpin hanya dapat dirasakan ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.