Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Abadikan Sejarah Jombang, Pj Bupati Sugiat Launching Buku Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo

Abadikan Sejarah Jombang, Pj Bupati Sugiat Launching Buku Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 19 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Launching Buku ”Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo” yang dilaksanakan di Balai Desa Dukuhmojo, Kabupaten Jombang.
Launching Buku ”Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo” yang dilaksanakan di Balai Desa Dukuhmojo, Kabupaten Jombang.

Jombang (beritajatim.id) – Kabupaten Jombang memiliki peninggalan sejarah yang berharga, termasuk sejarah Kerajaan Majapahit. Dalam upaya melestarikan peninggalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang mendukung acara peluncuran buku “Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo” yang berlangsung di Balai Desa Dukuhmojo, Jombang.

Dilansir dari laman Pemerintah Kabupaten Jombang, Jumat (19/7/2024), acara tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Jombang Sugiat, Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Sudiro, Kepala Desa Dukuhmojo Nur Aini, Penulis Buku Dian Sukarno, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Jombang Nasrullah, Forkopimcam Mojoagung, dan segenap perangkat Desa Dukuhmojo.

Kepala Desa Dukuhmojo, Nur Aini, sangat mengapresiasi penulis dan seluruh pihak yang terlibat dalam penulisan buku ini. “Launching buku ini bisa jadi ujung tombak sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai pahlawannya. Semoga desa lain bisa mengikuti Dukuhmojo dan menerbitkan sejarah desanya masing-masing,” kata Nur Aini.

Pj Bupati Sugiat juga mengapresiasi semangat Kepala Desa Dukuhmojo. “Saya teringat Kades datang menghadap mau menerbitkan buku ‘Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo’. ‘Memetri’ berarti merawat atau uri-uri,” ujar Pj Bupati Sugiat.

Desa Dukuhmojo memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan Kerajaan Majapahit. Berdasarkan sumber sejarah, desa ini dulunya adalah hutan belantara yang dibuka oleh para punggawa Kerajaan Majapahit. Salah satu tokoh penting adalah Mbah Hasan Joleno, yang dengan kesungguhannya, membabat hutan dan membuka lahan untuk permukiman. Cerita ini adalah bagian dari identitas warga Jombang.

Baca Juga:  Agar Warga Desa Tangguh Hadapi Bencana

“Mungkin semua desa di Jombang seperti itu, dibabat oleh leluhur, ditinggalkan pohon yang menjadi ikon. Kadang dibuat sedekah desa di tempat itu, untuk punden. Kita memperingati sejarah, bukan menyembah pohon, dan ini bagian dari cara kita menghargai leluhur,” kata Pj Bupati Sugiat.

Buku “Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo” tidak hanya mengingatkan kita pada sejarah desa, tetapi juga mengajarkan pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu. Dengan memahami sejarah desa, kita dapat lebih menghargai dan mencintai tempat tinggal kita. Buku ini merupakan karya yang merekam sejarah sekaligus penanda pentingnya melestarikan warisan budaya dan sejarah desa kita.

Pj Bupati Jombang juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dian Sukarno dan pemerintah Desa Dukuhmojo serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyusun buku ini.

“Usaha ini sangat penting agar generasi mendatang dapat belajar dan menghargai sejarah desanya. Saya berharap, dengan adanya buku ini, seluruh warga Jombang, khususnya warga Desa Dukuhmojo, dapat lebih mengenal dan mencintai desanya. Sejarah yang kaya ini adalah kebanggaan kita semua yang harus terus diuri-uri,” kata Pj Bupati Sugiat.

Pj Bupati Sugiat berharap desa-desa lain dapat mengikuti jejak Desa Dukuhmojo sehingga semua desa memiliki buku sejarah. “Nanti kita kumpulkan untuk menjadi sejarah Jombang sehingga warga Jombang bangga dengan tempat tinggalnya,” tambahnya.

Buku “Memetri Sejarah Desa Dukuhmojo” diharapkan menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat dan mendorong inovasi dalam pembangunan desa. Pj Bupati Sugiat meminta seluruh warga untuk selalu mendukung, bersinergi, dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah untuk memajukan Kabupaten Jombang.

Baca Juga:  Mencintai Tanah Air Lewat Pengajian, Semangat Nasionalisme di Selasa Wage

Desa Dukuhmojo dikenal sebagai bagian dari Ibukota Majapahit, ditandai dengan adanya pepunden Dewi Kumodoningrat di Dusun Kemodo. Kawasan ini dikenal sebagai Sentra Pelaku Seni Berbasis Panji. Sejarah lengkap mengenai Bhumi Kasepuhan, Kesejarahan Dukuhmojo, dan Rekomendasi Tetenger Dukuhmojo tertulis jelas dalam buku karya Dian Sukarno ini. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Jombang Sejarah Jombang
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.