Jakarta (beritajatim.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan alokasi anggaran untuk Polri tahun 2025 yang mencapai Rp 126,62 triliun. Anggaran ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan harapan dapat digunakan secara optimal untuk meningkatkan kinerja Polri.
Dalam rapat bersama Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Senin (11/11), Kapolri menjelaskan bahwa anggaran tersebut terdiri dari beberapa pos belanja, yang mencakup belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan yang efisien agar tidak banyak yang terpengaruh kebijakan automatic adjustment.
Rincian Pagu Anggaran Polri 2025
Kapolri memaparkan rincian pagu anggaran Polri 2025 yang terdiri dari:
- Belanja Pegawai: Rp 59,44 triliun (naik Rp 1,16 triliun atau 2% dibandingkan tahun 2024).
- Belanja Barang: Rp 34,07 triliun (naik Rp 1,85 triliun atau 5,77%).
- Belanja Modal: Rp 33,09 triliun (naik Rp 6,18 triliun atau 22,98%).
Sehingga, total anggaran Polri untuk tahun 2025 naik sebesar 9,21 triliun atau 7,85%, dari anggaran 2024 yang sebesar Rp 117 triliun.
Sumber Anggaran Polri 2025
Kapolri juga menjelaskan bahwa sumber anggaran Polri berasal dari berbagai jenis pendanaan, antara lain:
- Rupiah Murni: Rp 112,01 triliun (88,41%).
- Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp 3,47 triliun (6,22%).
- Badan Layanan Umum (BLU): Rp 7,83 triliun (1,97%).
- Pinjaman Hibah Luar Negeri (PLN): Rp 174,75 miliar (2,76%).
- Pinjaman Dalam Negeri (PDN): Rp 2,47 triliun (0,14%).
- Surat Berharga Syariah Negara (SBSN): Rp 648,53 miliar (0,50%).
Kapolri berharap alokasi anggaran ini dapat menunjang berbagai program dan aktivitas kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang lebih baik di seluruh Indonesia. (hdl)


as a preferred source on Google




