Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Jepang Utara, Belasan Orang Terluka dan Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Jepang Utara, Belasan Orang Terluka dan Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 26 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lokasi gempa Jepang (foto: Dok Japan Meteorological Agency)
Lokasi gempa Jepang (foto: Dok Japan Meteorological Agency)

Tokyo (beritajatim.id) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah utara Jepang pada Kamis (25/6/2026) pagi waktu setempat. Guncangan kuat tersebut menyebabkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka, mengganggu layanan transportasi, serta mendorong pemerintah Jepang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa susulan.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mencatat pusat gempa berada di kedalaman 44 kilometer di lepas pantai Prefektur Iwate. Guncangan terkuat mencapai skala intensitas atas 6 dalam sistem intensitas seismik Jepang yang memiliki rentang hingga 7. Intensitas tersebut tercatat di Kota Hashikami, Prefektur Aomori, sementara Kota Hachinohe mengalami intensitas bawah 6 dan sejumlah wilayah di Prefektur Iwate mencatat intensitas atas 5.

Meski gempa tergolong kuat, JMA memastikan tidak ada potensi tsunami sehingga peringatan tsunami tidak dikeluarkan. Getaran gempa bahkan sempat dirasakan hingga Tokyo, meskipun dengan intensitas yang jauh lebih rendah.

Dalam sistem pengukuran Jepang, intensitas atas 6 merupakan kategori yang sangat kuat, di mana sebagian besar orang kesulitan berdiri atau berjalan. Perabotan yang tidak terikat berpotensi roboh dan kerusakan pada bangunan dapat terjadi.

Dampak gempa juga dirasakan pada sektor transportasi. Operator kereta sempat menghentikan layanan Tohoku Shinkansen sebagai langkah antisipasi sebelum akhirnya kembali beroperasi pada siang hari. Namun, sejumlah jalur kereta lokal di Prefektur Iwate dan Aomori masih dihentikan sementara hingga pemeriksaan jalur dinyatakan aman.

Pemerintah Jepang segera membentuk satuan tugas khusus untuk menangani dampak gempa. Perdana Menteri Sanae Takaichi menyampaikan bahwa situasi tetap terkendali karena tidak ada ancaman tsunami. Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat di wilayah terdampak tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa berkekuatan serupa dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  Trump Kembali Tarik AS dari UNESCO, Sebut PBB Dukung Agenda Woke dan Bias terhadap Israel

Peringatan serupa juga disampaikan JMA. Kepala Divisi Pemantauan Gempa Bumi dan Tsunami JMA, Ayataka Ebita, menjelaskan bahwa masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Palung Jepang (Japan Trench) dan Palung Kuril (Kuril Trench), perlu mewaspadai aktivitas seismik selama sekitar satu pekan. Menurut JMA, setelah terjadi gempa besar terdapat peluang sekitar 10 hingga 20 persen munculnya gempa kuat lainnya, terutama dalam dua hingga tiga hari pertama.

Data pemerintah Prefektur Aomori menunjukkan sembilan orang mengalami luka akibat gempa, sedangkan di Prefektur Iwate seorang perempuan berusia 90-an tahun mengalami luka ringan setelah terjatuh saat guncangan terjadi. Hingga kini belum terdapat laporan kerusakan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah terdampak. Informasi tersebut disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi menginstruksikan Pasukan Bela Diri Jepang (Self-Defense Forces) untuk melakukan pengintaian udara guna memantau kondisi wilayah terdampak dan memastikan tidak ada kerusakan yang memerlukan penanganan darurat.

Gempa kali ini menambah rangkaian aktivitas seismik yang terus terjadi di Jepang utara dalam beberapa bulan terakhir. Pada Mei 2026, wilayah Tohoku diguncang gempa magnitudo 6,3. Sebelumnya pada April 2026, gempa magnitudo 7,7 juga mengguncang kawasan yang sama hingga pemerintah mengeluarkan peringatan khusus mengenai potensi gempa yang lebih besar.

Ayataka Ebita menjelaskan bahwa kawasan tersebut memang merupakan salah satu wilayah paling aktif secara tektonik di Jepang. Berdasarkan catatan historis, gempa bermagnitudo 7 atau lebih umumnya terjadi setiap 10 hingga 20 tahun di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Trump Umumkan Gencatan Senjata Dua Pekan dengan Iran, Negosiasi Damai Segera Dimulai

Markas Besar Penelitian Gempa Jepang sebelumnya juga melaporkan adanya aktivitas gempa berulang setelah peristiwa gempa magnitudo 7,7 pada November 2025. Para peneliti menduga fenomena tersebut dipicu oleh deformasi pascagempa di sekitar Prefektur Iwate, yang saat ini dikategorikan sebagai salah satu wilayah dengan risiko tertinggi terhadap potensi gempa megathrust.

Pakar geodesi Universitas Tohoku, Fumiaki Tomita, menjelaskan bahwa sejak gempa besar pada April lalu terjadi fenomena afterslip atau pergeseran lempeng secara perlahan. Menurutnya, gempa terbaru terjadi di dekat area tersebut sehingga terdapat kemungkinan tekanan akibat fenomena tersebut memicu pelepasan energi. Namun, ia menegaskan bahwa dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian ilmiah lebih lanjut.

Tomita juga mengingatkan adanya kemungkinan terjadinya gempa dengan skala serupa atau bahkan lebih besar dibanding Gempa Sanriku tahun 1994 yang berkekuatan magnitudo 7,6. Kendati demikian, ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan belum mampu memprediksi secara pasti kapan gempa besar akan terjadi. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan masyarakat tetap menjadi langkah paling penting dalam menghadapi ancaman bencana seismik di wilayah Jepang utara. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump soal Iran, Dua Senator Republik Berbalik Sikap

25 Juni 2026 Internasional
Andy Burnham

Starmer Mundur, Andy Burnham jadi Kandidat Terkuat Perdana Menteri Baru Inggris

24 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

23 Juni 2026 Internasional
Keir Starmer

Keir Starmer Umumkan Mundur dari Pimpinan Partai Buruh, Suksesi Tuntas Sebelum Parlemen Kembali

22 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Kapal Tanker Saudi Mulai Lintasi Selat Hormuz, Pasar Minyak Pantau Dampak Perdamaian AS-Iran

18 Juni 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AS dan Iran Teken Kesepakatan Awal Akhiri Konflik Teluk, Negosiasi Gencatan Senjata Permanen Berlanjut

16 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump soal Iran, Dua Senator Republik Berbalik Sikap

25 Juni 2026
Berita Terbaru
Kemenko Polkam mendorong penguatan sarana dan layanan pemulangan pekerja migran bermasalah di berbagai pintu masuk Indonesia demi perlindungan optimal.

Kemenko Polkam Perkuat Layanan Pemulangan Pekerja Migran Bermasalah, Soroti Fasilitas di Pintu Masuk Indonesia

26 Juni 2026
Polres Bondowoso menetapkan seorang ASN sebagai tersangka dugaan penganiayaan perawat RSUD dr. Koesnadi. Polisi menyebut motif dipicu rasa tersinggung.

Polisi Tetapkan Oknum ASN Bondowoso Tersangka Dugaan Penganiayaan Perawat RSUD dr. Koesnadi, Motif Diduga Tersinggung

26 Juni 2026
Aleyya Intan Adonia Cinara

Kejar Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswi Asal Surakarta Rela Tinggalkan Kursi Kuliah Kedokteran yang Sudah Diraih

26 Juni 2026

Nicholas Saputra Jadi Brand Ambassador Herbal Kemasan, Undang Perhatian Publik

26 Juni 2026
SPMB SD Surabaya 2026 telah selesai. Seleksi SMP kini memasuki jalur afirmasi dan mutasi sebelum berlanjut ke jalur prestasi dan domisili.

SPMB SD Surabaya 2026 Rampung, Seleksi SMP Masuki Jalur Afirmasi dan Mutasi, Simak Jadwal Lengkapnya

26 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.