Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Ejekan Jadi Prestasi: Kisah Inspiratif Eifie, Atlet Disabilitas Kediri yang Tembus UGM

Ejekan Jadi Prestasi: Kisah Inspiratif Eifie, Atlet Disabilitas Kediri yang Tembus UGM

Rahajeng PramesiRahajeng Pramesi Pendidikan 4 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Eifie atlet disabilitas Kediri yang berhasil masuk UGM- (dokumen UGM)
Eifie atlet disabilitas Kediri yang berhasil masuk UGM- (dokumen UGM)

Kediri (beritajatim.id)— Tangis seorang bayi perempuan memecah keheningan ruang bersalin pada Minggu, 23 Juli 2006. Saat sang ibu, Eny Nawangsih, menanti putrinya dibersihkan, ia melihat keanehan: sarung tangan bayi yang disiapkan hanya dikenakan di satu sisi. Tak lama, sang suami, Mochamad Farid, mengungkapkan kabar yang membuat dada Eny sesak: “Ada kekurangan pada tangan Eifie.”

Mimpi besar dan rasa khawatir langsung membayang. Dengan penghasilan sang suami sebagai tukang kayu, mampukah mereka membesarkan putri dengan disabilitas daksa ini?

Namun, dukungan keluarga hadir tanpa ragu. Bagi mereka, Eifie adalah anugerah. Lahir di bulan Juli, ia diberi nama Eifie Julian Hikmah—sebuah harapan dan pengingat akan hikmah yang menyertai kehadirannya.

Dari Ejekan Masa Kecil hingga Juara Atletik
Meski tumbuh ceria dan cerdas, Eifie kecil tak lepas dari ejekan teman sebaya. “Tangannya putul! Tangannya putul!” begitulah suara-suara yang masih membekas dalam ingatan sang ibu.

Namun, sang ibu tak tinggal diam. Ia selalu hadir, menegur anak-anak yang mengejek dan melindungi Eifie tanpa kekerasan. Keputusan untuk menyekolahkan Eifie di SD negeri, bukan di sekolah luar biasa, menjadi langkah awal pembuktian.

Dan benar saja. Sejak kelas 1 hingga 6 SD, Eifie selalu meraih peringkat pertama.

Pertemuan yang Mengubah Arah Hidup

Satu hari, saat membeli es krim, Eifie bertemu Pak Karmani, penjual es yang ternyata pelatih atletik. Dari situlah, babak baru dimulai.

Baca Juga:  Mahasiswa Psikologi UNAIR Raih Penghargaan Nasional dengan Riset Eksploitasi Seksual Anak di Dunia Maya

Meski awalnya latihan hanya bermodal sepatu sekolah, semangat Eifie tak pernah setengah-setengah. Orang tuanya bahkan rela mencari pinjaman demi membelikannya sepatu paku untuk lomba pertama. Perjuangan itu terbayar: Eifie meraih juara 2 lari 200 meter di Kejuaraan Walikota Cup Surabaya.

Sejak itu, ia tak pernah berhenti berlari—baik di lintasan lari, lompat jauh, hingga tolak peluru.

Duka dan Tekad Mengubah Takdir

Tantangan terbesar datang saat ayahnya wafat sebulan sebelum Pekan Paralimpiade Provinsi Jawa Timur 2024. Mental Eifie terpukul. Ia gagal meraih emas. Tapi justru dari situ, tekadnya menguat.

Ia bangkit dan meraih perunggu di nomor 400 meter. Bahkan, di ajang Paralimpik Pelajar Nasional 2023 di Palembang, ia menyabet emas dari lompat jauh.

Mewujudkan Mimpi Sang Ayah Lewat Kuliah di UGM

Sejak SMP, Eifie ingin kuliah—mimpi yang ditinggalkan sang ayah karena terbentur biaya. Ketertarikannya pada Universitas Gadjah Mada muncul dari video PPSMB yang ia lihat di media sosial. Ia pun bercita-cita mengenakan almamater karung goni khas PPSMB UGM.

Setelah gagal di SNBT dan ujian mandiri, akhirnya lewat jalur PBUTM (Prestasi Bidang Unggulan Tidak Mampu), Eifie diterima di Program Studi Akuntansi FEB UGM.

Tangis bahagia pecah saat ia memeluk sang ibu, menyadari perjuangannya tak sia-sia.

Tak Tinggalkan Lintasan, Siap Jadi Akuntan dan Atlet Internasional

Baca Juga:  Polres Kediri Ungkap 14 Kasus Narkoba, Sita 98 Gram Sabu dan 223 Ribu Pil Dobel L

Kini sebagai mahasiswa UGM, Eifie tetap melatih diri. Ia masih berlatih tiga kali seminggu dan tak ingin berhenti di level nasional. Targetnya jelas: mengalahkan lawan terkuat dan memecahkan rekor pribadi.

Ia juga siap merintis karier sebagai akuntan atau auditor sambil tetap berprestasi di bidang olahraga.

“Pendidikan membentuk prinsip hidup. Kalau kita tahu minat dan bakat, itu bisa jadi senjata untuk melangkah lebih jauh,” pesan Eifie untuk generasi muda lainnya. [aje]

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
atlet Kediri UGM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.