Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Fenomena Gen Z: Multiple Jobs di Era Modern

Fenomena Gen Z: Multiple Jobs di Era Modern

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 8 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi gen z memiliki lebih dari satu pekerjaan sekaligus

Surabaya (beritajatim.id) – Generasi Z, yaitu mereka yang lahir antara 1997 hingga 2012, kini sedang berada pada fase produktif dalam dunia kerja. Menariknya, sebuah tren baru muncul dan semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir: banyak anak muda dari generasi ini memilih memiliki lebih dari satu pekerjaan sekaligus. Mereka menjalani multiple jobs, mulai dari pekerjaan tetap, freelance, hingga side hustle yang dikerjakan secara fleksibel.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga meluas ke berbagai daerah, termasuk Indonesia. Lalu, apa sebenarnya alasan di balik pilihan ini? Bagaimana dampaknya terhadap kehidupan profesional Gen Z? Dan apa saja peluang serta tantangan yang mereka hadapi? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Tekanan Ekonomi dan Kebutuhan Hidup yang Meningkat
Salah satu alasan paling realistis mengapa banyak Gen Z memilih memiliki lebih dari satu pekerjaan adalah tekanan ekonomi. Generasi ini hidup di era ketika biaya hidup meningkat jauh lebih cepat dibandingkan kenaikan pendapatan rata-rata.

Kebutuhan seperti tempat tinggal, transportasi, pendidikan, dan gaya hidup digital membuat pengeluaran semakin besar. Belum lagi kebutuhan untuk menabung, investasi, hingga menyiapkan dana darurat. Dengan kondisi tersebut, pekerjaan utama saja sering kali tidak cukup untuk memberikan stabilitas finansial. Karena itu, pekerjaan tambahan menjadi solusi agar mereka bisa tetap memenuhi kebutuhan sekaligus menjaga kualitas hidup.

2. Meningkatnya Peluang Kerja Fleksibel dan Remote
Tidak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi telah mengubah cara orang bekerja. Banyak perusahaan kini memberikan opsi kerja fleksibel, remote, atau berbasis proyek. Sistem ini sangat cocok dengan karakter Gen Z yang mengutamakan fleksibilitas dan kebebasan.

Dengan bekerja secara remote, Gen Z bisa mengambil lebih dari satu job tanpa harus pergi ke kantor lain. Pekerjaan seperti content creator, desain grafis, social media specialist, copywriter, editor video, hingga data entry kini bisa dilakukan hanya bermodalkan laptop dan koneksi internet. Kemudahan ini membuka peluang besar bagi Gen Z untuk mencoba berbagai jenis pekerjaan dalam waktu bersamaan.

Baca Juga:  OPPO Kolaborasi Eksklusif dengan Maison Kitsuné, Luncurkan Casing Edisi Terbatas dan Pre-order Find X8 Series

3. Keinginan untuk Mengeksplorasi Minat dan Passion
Gen Z dikenal sebagai generasi yang tidak ingin terjebak pada satu jalur karier saja. Mereka ingin mengeksplorasi banyak hal, mulai dari dunia kreatif, bisnis kecil-kecilan, hingga profesi digital yang berkembang pesat.

Memiliki pekerjaan sampingan membuat mereka bebas bereksperimen tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Misalnya, seseorang yang bekerja sebagai admin kantor bisa sekaligus menjadi fotografer lepas pada akhir pekan. Atau seorang karyawan digital marketing juga menjadi penjual produk digital di marketplace. Bagi Gen Z, memiliki beberapa pekerjaan bukan semata-mata soal uang, tetapi juga perkembangan diri.

4. Membangun Portofolio untuk Karier Jangka Panjang
Di era kompetitif, portofolio menjadi salah satu aset paling berharga bagi para pekerja muda. Gen Z sadar bahwa memiliki pengalaman beragam dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa depan.

Pekerjaan sampingan atau proyek freelance memberi kesempatan untuk, mengembangkan keterampilan baru, memperluas jejaring profesional, meningkatkan nilai jual di pasar kerja dan menciptakan portofolio yang lebih kuat. Dengan demikian, multiple jobs menjadi strategi karier jangka panjang yang menguntungkan.

5. Budaya Hustle dan Pengaruh Media Sosial
Media sosial memberi pengaruh besar terhadap cara Gen Z melihat dunia kerja. Banyak konten kreator yang membagikan gaya hidup productive, perjalanan karier, hingga tips mendapatkan penghasilan tambahan. Hal ini memberikan motivasi bagi Gen Z untuk mencoba berbagai pekerjaan.

Selain itu, budaya hustle yang tren di TikTok, Instagram, dan YouTube mempengaruhi mindset bahwa sukses harus diraih dengan kerja keras dan eksplorasi. Walau tidak sepenuhnya positif, tren ini ikut mendorong anak muda untuk bekerja lebih banyak dan lebih kreatif.

6. Kebutuhan Akan Kebebasan Finansial dan Karier yang Tidak Bergantung pada Satu Sumber
Generasi Z sangat peduli terhadap keamanan finansial. Mereka melihat banyak cerita tentang PHK massal, krisis ekonomi global, dan perusahaan yang tiba-tiba tutup. Karena itu, mereka tidak ingin bergantung pada satu penghasilan saja.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo: Gen Z Tak Perlu Khawatir Hadapi Hilangnya Pekerjaan di 2030

Dengan memiliki dua atau tiga pekerjaan sekaligus, Gen Z merasa lebih aman secara finansial. Jika satu pekerjaan hilang, mereka masih punya sumber pendapatan lain untuk bertahan. Strategi ini dikenal dengan income diversification, dan cukup populer di kalangan pekerja modern.

7. Tantangan yang Dialami Gen Z Saat Memiliki Banyak Pekerjaan
Meski memiliki beberapa pekerjaan terlihat menguntungkan, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi Gen Z, seperti:

a. Risiko burnout
Mengatur waktu antara pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan bukan hal yang mudah. Jika tidak diatur dengan baik, mereka bisa mengalami kelelahan mental dan fisik.

b. Kurangnya waktu untuk diri sendiri
Memiliki banyak pekerjaan membuat waktu untuk istirahat, hobi, atau bersosialisasi menjadi terbatas.

c. Konflik jadwal
Kadang, dua pekerjaan memiliki deadline yang berdekatan sehingga menimbulkan tekanan.

d. Sulit mencapai work-life balance
Dengan jadwal yang padat, Gen Z sering kali mengorbankan waktu istirahat demi pengejaran target kerja.

8. Cara Gen Z Mengatasi Tantangan Multiple Jobs
Untuk menyeimbangkan produktivitas, kesehatan, dan pendapatan, banyak Gen Z menerapkan beberapa strategi. diawali dengan membuat jadwal kerja yang realistis, menggunakan aplikasi manajemen waktu, memilih pekerjaan sampingan yang sesuai minat, menetapkan batas kerja harian, serta fokus pada kualitas bukan kuantitas.

Dengan perencanaan yang baik, mereka mampu menjalani gaya kerja multitugas tanpa mengorbankan kesehatan.

Fenomena Gen Z yang memiliki lebih dari satu pekerjaan adalah cerminan dari perubahan besar di dunia kerja modern. Faktor ekonomi, teknologi, passion, dan tren media sosial membuat generasi ini lebih berani mengambil banyak peran sekaligus.

Bagi Gen Z, bekerja di beberapa bidang bukan hanya cara untuk menambah penghasilan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang, bereksperimen, dan membangun karier yang lebih stabil. Selama mereka mampu mengatur waktu dan menjaga kesehatan mental, memiliki multiple jobs dapat menjadi strategi karier yang sangat efektif. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
fenonema gen z Gen Z multiple jobs side hustle
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026 Lifestyle

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Berita Terbaru
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.