Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Komnas HAM Taiwan Desak Perlindungan Hak Pekerja Migran Usai Blokir Produk oleh AS

Komnas HAM Taiwan Desak Perlindungan Hak Pekerja Migran Usai Blokir Produk oleh AS

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 5 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Taiwan (foto: unsplash)
Ilustrasi Taiwan (foto: unsplash)

Taipei (beritajatim.id) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (NHRC) Taiwan menyerukan langkah konkret untuk melindungi hak-hak pekerja migran setelah Amerika Serikat memblokir produk dari salah satu pabrik sepeda terkemuka di Taiwan. Langkah ini diambil menyusul dugaan praktik kerja paksa dalam rantai pasokan industri manufaktur sepeda tersebut.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS pada 24 September mengeluarkan Withhold Release Order (WRO) terhadap produk sepeda merek Giant Bicycles, yang diproduksi di pabrik mereka di Distrik Dajia, Taichung. Perintah ini dikeluarkan berdasarkan hukum AS yang melarang masuknya barang yang dihasilkan melalui kerja paksa.

Dugaan Kerja Paksa di Industri Padat Karya

Pemblokiran ini dipicu oleh laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS tahun 2024, yang berdasarkan wawancara dengan pekerja migran asal Vietnam dan Thailand. Laporan tersebut mengidentifikasi sejumlah risiko kerja paksa di pabrik Giant, termasuk penahanan dokumen, jam kerja berlebihan, dan biaya perekrutan yang tinggi.

Dalam pernyataannya, NHRC menegaskan bahwa kejadian ini menjadi peringatan serius bagi industri di Taiwan bahwa hak asasi manusia adalah bagian tak terpisahkan dari rantai pasokan global.

“Produk ‘Made in Taiwan’ harus menjamin perlindungan HAM, bukan hanya soal kualitas barang,” tegas NHRC.

Tuntutan NHRC: Reformasi Sistemik dan Kepatuhan HAM

NHRC menyebut bahwa persoalan kerja paksa masih marak di sektor padat karya seperti manufaktur dan konstruksi di Taiwan. Selain kerja paksa, pekerja migran juga rawan mengalami eksploitasi ekonomi, pelecehan seksual, hingga perdagangan manusia.

Baca Juga:  2.000 Perwira Muda TNI-Polri Dilantik Presiden Prabowo, Siap Bela Bangsa dan Negara

Sebagai langkah reformasi, NHRC mendesak Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan untuk:

  • Mengkaji pelonggaran pembatasan kebebasan berpindah majikan bagi pekerja migran
  • Menghapus biaya perekrutan tenaga kerja asing
  • Memperkuat sistem perekrutan langsung tanpa perantara
  • Memperbarui Rencana Aksi Nasional Bisnis dan HAM yang dirilis pada 2020
  • Menyusun pedoman due diligence HAM bagi perusahaan

Selain itu, pemerintah diminta menetapkan langkah konkret sesuai Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan HAM serta menyelenggarakan pendidikan HAM untuk kalangan industri.

Pekerja Migran Perlu Perlindungan Nyata

NHRC menegaskan bahwa perlindungan terhadap pekerja migran, baik secara hukum maupun praktik di lapangan, merupakan tanggung jawab bersama negara dan pelaku industri.

“Perusahaan harus mematuhi prinsip ‘melindungi, menghormati, dan memulihkan’ dalam menjalankan tanggung jawab HAM,” tulis NHRC.

Komisi tersebut juga mendorong perusahaan untuk meninjau ulang kondisi rantai pasokan mereka serta secara terbuka mengumumkan langkah-langkah perbaikan. Transparansi ini, kata NHRC, penting untuk membangun kembali kepercayaan publik dan pasar internasional.

Kasus pemblokiran produk Giant Bicycles menjadi cerminan pentingnya compliance terhadap hak asasi manusia dalam rantai pasokan global. Taiwan, sebagai pemain besar dalam industri manufaktur, diharapkan bisa menjadi contoh dalam memastikan bahwa produktivitas dan perlindungan HAM bisa berjalan beriringan. (hdl)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pekerja Migran Taiwan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak pelajar menjauhi narkoba sebagai upaya mencetak generasi unggul dan pemimpin masa depan.

Ning Ita Bekali Pelajar Kota Mojokerto Hadapi Ancaman Narkoba demi Ciptakan Generasi Unggul Masa Depan

4 Juni 2026 News
Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026,Ika Puspitasari,Ning Ita,budaya Majapahit,sejarah Majapahit,wisata Mojokerto,duta wisata Mojokerto,generasi muda Mojokerto,pelestarian budaya,Kota Mojokerto,pariwisata Mojokerto,identitas daerah

Ning Ita Titip Misi Majapahit kepada Finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026

2 Juni 2026 News
HUT Bhayangkara ke-80,Polres Blitar Kota,donor darah Polri,AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo,Bakti Kesehatan Polri,PMI Blitar,donor darah Blitar,Bhayangkara 2026,kegiatan sosial Polri,stok darah PMI,Polres Blitar Kota Polda Jatim

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Kota Gelar Donor Darah dan Targetkan 80 Kantong untuk PMI

2 Juni 2026 News
Gakkum Kehutanan dan Dishut Lampung menangkap dua pelaku illegal logging di Hutan Lindung Batu Serampok. Satu pelaku merupakan residivis.

Illegal Logging di Hutan Lindung Lampung Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap Saat Angkut 62 Potong Kayu Hasil Tebangan

2 Juni 2026 News
Wamen ESDM Yuliot melantik 745 PNS baru dan menegaskan peran strategis talenta muda dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

Wamen ESDM Lantik 745 PNS Baru, Siapkan Talenta Muda Penggerak Swasembada dan Kemandirian Energi Nasional

2 Juni 2026 News
Hari Lahir Pancasila 2026,Wakapolda Jatim,Brigjen Pasma Royce,BPIP,Pancasila Pemersatu Bangsa,Polda Jatim,ideologi Pancasila,perdamaian dunia,generasi muda

Hari Lahir Pancasila 2026, Wakapolda Jatim: Pancasila Tetap Jadi Penuntun Bangsa Hadapi Tantangan Global

2 Juni 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Polres Ponorogo menangkap dua pelaku curanmor lintas kota asal Brebes. Polisi mengamankan lima motor curian yang dijual melalui sistem COD.

Komplotan Curanmor Lintas Kota Dibekuk di Ponorogo, Polisi Amankan 5 Motor Hasil Curian

2 Juni 2026
Gakkum Kehutanan dan Dishut Lampung menangkap dua pelaku illegal logging di Hutan Lindung Batu Serampok. Satu pelaku merupakan residivis.

Illegal Logging di Hutan Lindung Lampung Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap Saat Angkut 62 Potong Kayu Hasil Tebangan

2 Juni 2026
Wamen ESDM Yuliot melantik 745 PNS baru dan menegaskan peran strategis talenta muda dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

Wamen ESDM Lantik 745 PNS Baru, Siapkan Talenta Muda Penggerak Swasembada dan Kemandirian Energi Nasional

2 Juni 2026

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila 2026,Wakapolda Jatim,Brigjen Pasma Royce,BPIP,Pancasila Pemersatu Bangsa,Polda Jatim,ideologi Pancasila,perdamaian dunia,generasi muda

Hari Lahir Pancasila 2026, Wakapolda Jatim: Pancasila Tetap Jadi Penuntun Bangsa Hadapi Tantangan Global

2 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.