Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Menteri PPPA Tekankan Perlindungan Anak dan Perempuan Pascabanjir di Sumut

Menteri PPPA Tekankan Perlindungan Anak dan Perempuan Pascabanjir di Sumut

Haris DwiHaris Dwi News 7 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Arifah Fauzi, Menteri PPPA
Arifah Fauzi, Menteri PPPA

Langkat (beritajatim.id) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan pentingnya komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pemenuhan hak serta perlindungan khusus bagi anak dan perempuan tetap terpenuhi di tengah situasi darurat pascabencana banjir. Pendampingan psikososial dinilai menjadi kunci utama dalam membantu pemulihan korban, khususnya selama masa pengungsian hingga penempatan di hunian yang disiapkan pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan ke lokasi pengungsian korban banjir di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, serta di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada awal Januari lalu.

Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Trauma

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA bersama jajaran kementerian dan pemerintah daerah meninjau langsung kondisi anak-anak dan perempuan terdampak banjir. Pendampingan psikososial dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi mental dan emosional korban, terutama anak-anak yang rentan mengalami trauma akibat bencana.

Ratusan anak terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif yang dirancang untuk menciptakan suasana aman, nyaman, dan menyenangkan. Aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan psikologis sekaligus menumbuhkan kembali rasa percaya diri anak-anak selama berada di pengungsian.

Hak Pendidikan Tetap Jadi Prioritas

Selain aspek perlindungan, pemerintah juga memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meskipun berada dalam kondisi darurat. Kementerian PPPA berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan penyesuaian terhadap situasi di pengungsian atau penampungan sementara.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wapres 2024

Langkah afirmatif bagi satuan pendidikan dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan layanan pendidikan yang aman dan menggembirakan, tanpa mengabaikan kondisi psikologis mereka pascabencana.

Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pemulihan

Pendampingan yang dilakukan Kemen PPPA sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas nasional. Melalui Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta Sub-klaster Perlindungan Anak, pemerintah melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas sektor, termasuk Forum Anak, dalam proses pemulihan.

Pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Menteri PPPA dan jajaran sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat. Sinergi ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan perlindungan perempuan dan anak berjalan secara berkelanjutan.

Bantuan dan Program Jangka Panjang

Selain pendampingan psikososial, Kemen PPPA juga menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak, termasuk perlengkapan sekolah serta sarana edukatif lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar anak-anak sekaligus mempercepat pemulihan psikologis mereka.

Untuk jangka panjang, Kemen PPPA akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan keterlibatan aktif perempuan dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya melalui penguatan ekonomi keluarga penyintas. Upaya ini mencakup pemberdayaan ekonomi perempuan, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta peningkatan kapasitas yang selaras dengan kebutuhan pasar lokal.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kemen PPPA menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak korban bencana, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi menuju Indonesia Emas 2045. (ris)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Menteri PPPA
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.