Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Putaran Ketiga Perundingan AS–Iran di Jenewa Disebut Paling Intens, Sinyal Kemajuan Meski Tanpa Kesepakatan

Putaran Ketiga Perundingan AS–Iran di Jenewa Disebut Paling Intens, Sinyal Kemajuan Meski Tanpa Kesepakatan

Isnan SaidIsnan Said Internasional 27 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi

Geneva (beritajatim.id) – Putaran terbaru perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir pada Kamis (26/2/2026) di Geneva, Switzerland. Meski belum menghasilkan kesepakatan resmi, kedua pihak mengklaim terjadi kemajuan signifikan dibanding pertemuan sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyebut putaran ketiga ini sebagai perundingan paling serius dan paling panjang sejak dialog kembali dibuka awal Februari lalu. Diskusi, menurutnya, telah memasuki tahap pembahasan elemen-elemen konkret terkait potensi kesepakatan, khususnya menyangkut program nuklir Iran dan pencabutan sanksi ekonomi.

Perundingan berlangsung di tengah tekanan geopolitik tinggi. Dua kelompok kapal induk AS dan lebih dari 100 jet tempur dilaporkan bersiaga di kawasan Timur Tengah, mencerminkan salah satu penumpukan militer terbesar Washington di kawasan tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

Awal Negosiasi: Muscat dan Isu Nuklir

Dialog bilateral ini pertama kali digelar pada 6 Februari 2026 di Muscat, Oman, melalui mediasi Oman. Delegasi AS dipimpin oleh utusan Timur Tengah Steve Witkoff dan Jared Kushner, sementara pihak Iran dipimpin Araghchi.

Pada tahap awal, pembahasan difokuskan pada isu nuklir. Iran menolak usulan pemindahan uranium ke luar negeri serta menegaskan bahwa kemampuan rudal merupakan aspek pertahanan yang tidak dapat dinegosiasikan. Di sisi lain, Washington berupaya memasukkan pembatasan persenjataan rudal dalam agenda diskusi.

Meski berlangsung dalam suasana yang disebut konstruktif, kedua pihak saat itu mengakui bahwa membangun kembali kepercayaan membutuhkan waktu.

Baca Juga:  Amazon Pangkas 14 Ribu Pekerja Kantor Global, Alih Sumber Daya ke AI dan Kurangi Birokrasi
Kesepahaman Prinsip di Jenewa

Putaran kedua yang berlangsung 17 Februari di Jenewa menghasilkan kesepahaman awal mengenai prinsip-prinsip umum sebagai dasar penyusunan teks kesepakatan potensial. Fokus pembahasan tetap pada program nuklir Iran dan kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi.

Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan bahwa pemerintah AS telah menetapkan sejumlah garis merah yang belum sepenuhnya dapat diterima pihak Iran. Pernyataan tersebut mengindikasikan masih adanya perbedaan mendasar dalam negosiasi.

Perundingan itu juga berlangsung bersamaan dengan pengumuman latihan militer Iran serta penutupan sementara sebagian wilayah Selat Hormuz, yang meningkatkan kekhawatiran pasar energi global.

Kemajuan Signifikan dan Agenda Wina

Putaran ketiga kembali digelar di Jenewa dan disebut mencatat kemajuan signifikan. Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi, menilai kedua delegasi menunjukkan keterbukaan terhadap ide-ide baru dan solusi kreatif.

Diskusi kini telah bergerak ke tingkat teknis yang lebih mendalam, mencakup detail implementasi dan mekanisme pengawasan. Pertemuan lanjutan tingkat teknis dijadwalkan berlangsung pekan depan di Vienna, Austria.

Meski belum ada kesepakatan final, jalur diplomasi antara Washington dan Teheran dinilai kembali aktif setelah periode ketegangan panjang. Hasil perundingan ini berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah, dinamika pasar energi global, serta hubungan geopolitik kedua negara dalam jangka panjang. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Nuklir Timur Tengah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.