Karawang (beritajatim.id) – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina menghadirkan inovasi baru untuk menanggulangi abrasi di pesisir Karawang dengan teknologi Appostraps.
Alat ini, singkatan dari Alat Pemecah, Peredam Ombak, dan Sedimen Traps, terbuat dari ban bekas yang terbukti efektif mengatasi abrasi dan membantu sedimentasi di wilayah pesisir Karawang, Subang, dan Indramayu.
Appostraps mudah dirakit, berbiaya rendah, dan telah mendapatkan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM. “Ini merupakan komitmen kami terhadap pelestarian lingkungan dengan solusi yang terjangkau dan dapat diakses oleh banyak pihak,” ujar Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ, Selasa (10/9/2024).
Melalui program CSR “Jam Pasir” yang dilaksanakan di kawasan ekowisata Pasir Putih, teknologi Appostraps berhasil memulihkan lahan seluas 3,62 hektar dan mengembalikan garis pantai sejauh 400 meter.
Wisnu Hindadari, Direktur Utama Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, menambahkan, “Limbah ban bekas kini menjadi solusi inovatif untuk melindungi wilayah pesisir. Kami mengajak masyarakat untuk terlibat dalam perlindungan lingkungan.”
Program pemberdayaan ini dimulai sejak 2017 dengan penanaman 30 ribu bibit mangrove dan pemasangan Appostraps, yang melibatkan masyarakat setempat dalam upaya berkelanjutan melawan abrasi. (ren)


as a preferred source on Google




