Jakarta (beritajatim.id) – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream Pertamina, mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya dalam mengimplementasikan teknologi informasi. Penghargaan ini diberikan pada Top Digital Awards 2024, yang diselenggarakan oleh majalah IT Works di Jakarta Selatan, Kamis (5/12). PHE berhasil meraih penghargaan Top Digital Implementation 2024 Level Stars 5 untuk kategori Tata Kelola TI (Kebijakan, Organisasi, Sistem, dan Prosedur).
Penghargaan ini diterima langsung oleh VP Information Technology PHE, Akbar Yudha Putera, yang menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan sistem teknologi informasi dengan perbaikan berkelanjutan. Implementasi digital di PHE telah terbukti efektif, meningkatkan kinerja, daya saing, dan kualitas layanan kepada pelanggan serta masyarakat. Infrastruktur teknologi digital yang diterapkan kini sudah memadai untuk kebutuhan saat ini dan masa depan.
Selain itu, Whisnu Bahriansyah, Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE, juga menerima penghargaan TOP Leader on Digital Implementation 2024 atas kepemimpinannya dalam memfasilitasi penerapan teknologi digital di perusahaan. Penghargaan ini diberikan atas komitmen tinggi Whisnu dalam memastikan implementasi digital berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi PHE.
Tidak hanya itu, Akbar Yudha Putera juga dianugerahi penghargaan TOP Chief Information Officer (CIO) on Digital Implementation 2024 atas perannya sebagai pemimpin teknis dalam implementasi teknologi informasi yang dinilai sangat signifikan terhadap kemajuan perusahaan.
Akbar Yudha Putera mengungkapkan bahwa transformasi digital merupakan kunci dalam menjaga komitmen PHE untuk terus berkembang. “Digital transformation bukan hanya mengoptimalkan sistem, tetapi memberikan nilai lebih untuk perusahaan,” ujarnya saat menerima penghargaan.
Top Digital Awards adalah acara penghargaan tahunan yang diadakan oleh majalah IT Works sejak 2016. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dan instansi pemerintah di Indonesia yang berhasil mengimplementasikan teknologi informasi dengan baik. Penilaian dilakukan melalui wawancara mendalam dan keputusan pemenang ditentukan oleh dewan juri secara objektif dan independen.
Ketua penyelenggara acara ini, Lutfi Handayani, menyampaikan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk kemajuan bisnis dan layanan publik.
PHE tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga berkomitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan operasi bisnisnya. Perusahaan ini telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak Juni 2022 dan senantiasa menerapkan prinsip Zero Tolerance on Bribery untuk menjaga integritas dan mencegah fraud. PHE juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
Dengan pencapaian ini, PHE terus berinvestasi dalam mengelola operasi hulu migas secara profesional, dengan harapan dapat mewujudkan visi menjadi perusahaan migas kelas dunia yang environmentally friendly, socially responsible, dan menerapkan good governance. (hdl)


as a preferred source on Google




