Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Politik»Pilkada 2024, Bawaslu Ungkap Tingkat Kerawanan Tinggi di NTT dan Kaltim

Pilkada 2024, Bawaslu Ungkap Tingkat Kerawanan Tinggi di NTT dan Kaltim

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Politik 26 Agustus 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja

Jakarta (beritajatim.id) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengungkapkan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan Timur (Kaltim), bersama Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Jawa Timur, merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, pada peluncuran Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 di Jakarta, Senin (26/8/2024).

Bagja menjelaskan bahwa lima provinsi tersebut menunjukkan kerawanan tinggi pada tahapan pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara. “Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah adalah provinsi dengan kerawanan tertinggi,” katanya.

Khusus untuk Kalimantan Timur, Bagja menambahkan bahwa tingginya kerawanan di wilayah ini terkait dengan perubahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. “Perpindahan ibu kota memengaruhi hak pilih dan hak memilih di daerah tersebut,” ujarnya.

Pemetaan kerawanan Pilkada 2024 didasarkan pada 27 indikator yang menilai berbagai kejadian dan bobot masing-masing indikator. Dari hasil pemetaan, sebanyak 28 provinsi berada dalam kategori kerawanan sedang, sedangkan 4 provinsi tergolong dalam kategori kerawanan rendah.

Di tingkat kabupaten/kota, terdapat 84 kabupaten/kota (16 persen) yang masuk dalam kategori kerawanan tinggi, 334 kabupaten/kota (66 persen) dalam kategori kerawanan sedang, dan 90 kabupaten/kota (18 persen) dalam kategori kerawanan rendah.

Bagja mengungkapkan bahwa sebagai tindak lanjut, Bawaslu akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, dan pihak keamanan lainnya untuk mitigasi potensi gangguan keamanan. “Kami akan memastikan adanya langkah mitigasi jika terjadi gangguan keamanan,” jelasnya.

Baca Juga:  Siap Berlaga di Pilkada 2024, Empat Bapaslon Gubernur Jawa Barat Sudah Penuhi Syarat Administratif

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menegaskan pentingnya koordinasi antara penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu. “Kami akan memperkuat silaturahim dan sering mengadakan rapat koordinasi untuk membahas setiap masalah, sekecil apapun,” ujarnya.

Hadi menambahkan bahwa peluncuran pemetaan kerawanan ini menjadi panduan penting bagi semua pemangku kepentingan dalam bertindak. “Kemenko Polhukam akan segera melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pilkada berjalan lancar,” katanya.

Menurut Hadi, kecepatan dan ketepatan informasi sangat penting untuk mengantisipasi permasalahan dengan langkah strategis. Ia berharap Pilkada 2024 dapat berlangsung tanpa kendala berarti dengan bantuan pemetaan kerawanan yang ada. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
bawaslu Hadi Tjahjanto Pilkada 2024
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026 Politik
Pertemuan Jaringan Pimpinan Perguruan Tinggi APTIK di Universitas Atmajaya Yogyakarta, (foto: Istimewa)

Pernyataan Moral APTIK: Sorot Kebebasan Sipil hingga Tata Kelola Pemerintahan

30 Juni 2026 Politik
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan: Indonesia Harus Tinggalkan Politik Elektabilitas dan Utamakan Integritas Pemimpin

25 Juni 2026 Politik

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026 Politik

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026 Politik

Pemkab Mojokerto Perkuat Transformasi Posyandu, 562 Terdaftar Kemendagri

20 Mei 2026 Politik
Leave A Reply Cancel Reply

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.