Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Jumlah Perkara yang Sedang Ditangani Mahkamah Internasional Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Jumlah Perkara yang Sedang Ditangani Mahkamah Internasional Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 31 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Iwasawa Yuji, Presiden Mahkamah Internasional
Iwasawa Yuji, Presiden Mahkamah Internasional

Den Haag (beritajatim.id) – Presiden Mahkamah Internasional (International Court of Justice atau ICJ), Hakim Iwasawa Yuji, menyampaikan laporan tahunan lembaga tersebut untuk tahun yudisial 2024–2025 di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Dalam pidatonya, Iwasawa menyoroti bahwa jumlah perkara yang sedang ditangani Mahkamah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah lembaga itu. Saat ini terdapat 24 perkara aktif, yang terdiri atas 23 perkara sengketa antarnegara (contentious cases) dan satu permintaan pendapat penasihat (advisory opinion).

Rekor Kasus dan Putusan Selama 2024–2025

Sepanjang periode laporan, Mahkamah menerima lima kasus baru, meskipun dua di antaranya kemudian dicabut dari daftar perkara. Sejak 1 Agustus 2024, ICJ telah menyelenggarakan sidang untuk enam perkara, mengeluarkan satu putusan pokok, dua putusan keberatan awal, serta dua pendapat penasihat, dengan yang terbaru baru diumumkan pekan lalu.

Selain itu, Mahkamah juga menerbitkan tiga perintah terkait langkah sementara, satu perintah penangguhan proses, dan satu keputusan mengenai kelayakan intervensi negara pihak ketiga. Saat ini, ICJ sedang bermusyawarah atas permintaan pendapat hukum dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

Presiden Iwasawa juga memaparkan secara ringkas isi dan signifikansi dari putusan dan pendapat yang diterbitkan Mahkamah selama tahun yudisial tersebut.

Program Beasiswa dan Dukungan Dana

Dalam kesempatan itu, Iwasawa menyampaikan perkembangan Dana Kepercayaan untuk Program Beasiswa Yudisial ICJ, yang dibentuk pada 2021 atas inisiatif Sekretaris Jenderal PBB.

Baca Juga:  Sekjen PBB António Guterres: Laporan Adaptation Gap 2025 Jadi Peringatan Merah Krisis Iklim Global

Ia menjelaskan bahwa empat dari 15 peserta program beasiswa 2024–2025 menerima dukungan dana dari dana tersebut, sementara empat peserta dari angkatan 2025–2026 juga memperoleh manfaat serupa.

“Sejauh ini, warga negara Brasil, Republik Kongo, Eritrea, Guatemala, India, Iran, Kenya, Pakistan, Filipina, Afrika Selatan, Tunisia, dan Turki telah menerima hibah dari dana ini,” ujar Iwasawa, seraya menekankan bahwa keberhasilan program tersebut sepenuhnya bergantung pada kemurahan hati para donatur.

Isu Anggaran dan Peningkatan Efisiensi

Presiden ICJ turut menyinggung situasi anggaran lembaga tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Majelis Umum terhadap anggaran ICJ tahun 2025, yang memungkinkan penguatan kapasitas staf pengadilan.

Untuk tahun 2026, ICJ mengajukan permintaan peningkatan anggaran yang moderat guna memastikan kemampuan Mahkamah dalam memenuhi ekspektasi komunitas internasional di tengah meningkatnya beban kerja.

Iwasawa menegaskan bahwa Mahkamah sedang melakukan tinjauan internal atas metode kerja, termasuk pemanfaatan teknologi baru untuk menjaga kualitas putusan sekaligus meningkatkan efisiensi.

Refleksi 80 Tahun Piagam PBB dan ICJ

Dalam penutup pidatonya, Iwasawa mengingatkan bahwa terakhir kali ia berbicara di hadapan Majelis Umum adalah pada 26 Juni 2025, saat peringatan 80 tahun Piagam PBB. Tahun depan, ICJ sendiri akan merayakan ulang tahunnya yang ke-80.

“Tonggak sejarah ini tidak seharusnya menjadi alasan untuk berpuas diri, tetapi momen refleksi dan komitmen baru untuk kemajuan,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Lebih dari 90 Penumpang Dievakuasi dari Kepulauan Canary

Ia menutup dengan menegaskan bahwa Mahkamah Internasional siap melayani dan membimbing komunitas global melalui putusan dan pendapat hukumnya.

Tentang Mahkamah Internasional

Mahkamah Internasional (International Court of Justice) merupakan organ peradilan utama PBB yang berdiri berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Juni 1945 dan mulai beroperasi pada April 1946.

ICJ terdiri atas 15 hakim yang dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB untuk masa jabatan sembilan tahun.

Berkedudukan di Istana Perdamaian (Peace Palace), Den Haag, Belanda, Mahkamah memiliki dua fungsi utama:

  • Menyelesaikan sengketa hukum antarnegara sesuai hukum internasional.
  • Memberikan pendapat penasihat (advisory opinion) atas pertanyaan hukum yang diajukan organ dan lembaga PBB. (hdl)
Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
ICJ Mahkamah Internasional PBB
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.