Timika (beritajatim.id) – Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi bersama wartawan Papua di Timika, Senin (25/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih efektif guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Titik Kumpul Cafe & Eatery, Timika, dipimpin langsung oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo. Sejumlah personel Satgas Humas dan wartawan dari berbagai media di Papua turut hadir dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Pertemuan itu dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat kemitraan strategis antara aparat keamanan dan media dalam menjaga stabilitas keamanan serta kondusivitas wilayah Papua. Selain membahas pola komunikasi publik, kedua pihak juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang mampu meredam hoaks maupun narasi provokatif di tengah masyarakat.
Kombes Pol. Yusuf Sutejo menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara profesional dan berimbang. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan insan pers menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Ia menegaskan komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan wartawan perlu terus dijaga agar publik memperoleh informasi yang akurat, menyejukkan, serta dapat dipertanggungjawabkan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya informasi yang tidak terverifikasi dan berpotensi memicu keresahan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 juga menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Seluruh informasi yang disampaikan kepada masyarakat disebut akan melalui proses verifikasi agar sesuai fakta di lapangan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Selain itu, pelaksanaan penegakan hukum dalam Operasi Damai Cartenz ditegaskan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, proporsionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menilai media memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum di Papua. Ia menyebut penyampaian informasi yang edukatif dan faktual sangat diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menambahkan kolaborasi yang baik antara media dan aparat diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih sejuk di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk insan pers, untuk bersama-sama menjaga Papua tetap aman melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. (tin)


as a preferred source on Google




