Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»UEFA Sanksi Real Madrid Usai Aksi Salam Nazi Suporter Tertangkap Kamera di Liga Champions

UEFA Sanksi Real Madrid Usai Aksi Salam Nazi Suporter Tertangkap Kamera di Liga Champions

Isnan SaidIsnan Said Internasional 6 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Real Madrid
Real Madrid

Madrid (beritajatim.id) – Badan sepak bola Eropa, UEFA, menjatuhkan sanksi kepada Real Madrid setelah seorang suporter tertangkap kamera melakukan salam Nazi menjelang pertandingan Liga Champions melawan Benfica.

Insiden tersebut terjadi di stadion Santiago Bernabéu Stadium ketika kelompok suporter bernama Grada Fans menggelar koreografi (tifo) bertuliskan pesan antirasisme seperti “No to Racism” dan “Respect”. Namun saat kamera televisi menyorot ke arah tribun, seorang suporter terlihat mengangkat tangan kanan dengan gestur yang identik dengan salam Nazi.

Aksi tersebut terekam siaran langsung dan menyebar luas secara global, memicu reaksi keras dari otoritas sepak bola Eropa.

UEFA Jatuhkan Denda dan Ancaman Penutupan Tribun

Sebagai konsekuensi dari insiden tersebut, UEFA menjatuhkan sanksi kepada Real Madrid berupa denda finansial serta penutupan sebagian stadion secara bersyarat pada pertandingan kompetisi Eropa berikutnya.

Sanksi ini berkaitan dengan pelanggaran aturan UEFA mengenai perilaku diskriminatif, yang secara tegas melarang segala bentuk tindakan rasisme, simbol ekstremisme, maupun propaganda politik di stadion.

UEFA menilai tindakan suporter tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kampanye antirasisme yang selama ini digaungkan dalam kompetisi sepak bola Eropa.

Real Madrid Ambil Tindakan Disipliner

Tak lama setelah pertandingan melawan Benfica, pihak klub mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Manajemen Real Madrid mengonfirmasi bahwa suporter yang melakukan gestur tersebut telah dikeluarkan dari stadion selama pertandingan berlangsung.

Baca Juga:  Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

Klub juga memulai proses disipliner internal yang dapat berujung pada pencabutan status keanggotaan suporter tersebut.

Langkah cepat ini disebut sebagai bagian dari komitmen klub untuk menjaga stadion tetap bebas dari tindakan diskriminatif serta mendukung kampanye antirasisme di sepak bola.

Insiden Diskriminasi Kembali Terjadi

Kasus ini menjadi insiden kedua dalam 18 bulan terakhir yang memaksa Real Madrid mengambil tindakan terkait perilaku diskriminatif suporter.

Sebelumnya, sejumlah pemain FC Barcelona dilaporkan menjadi korban pelecehan rasial dari suporter saat pertandingan La Liga.

Rangkaian kejadian tersebut memperkuat perhatian otoritas sepak bola Eropa terhadap isu rasisme di stadion.

Aksi Serupa Juga Terjadi di Luar Stadion

Laporan media di Spanyol juga menyebutkan bahwa sebelum pertandingan berlangsung, sekelompok suporter berkumpul di luar Stadion Santiago Bernabéu.

Dalam kerumunan tersebut, beberapa orang terlihat melakukan gestur serupa sambil menyanyikan lagu-lagu yang merujuk pada Francisco Franco, mantan diktator Spanyol yang berkuasa pada abad ke-20.

Kejadian ini menambah sorotan terhadap perilaku ekstremisme di kalangan sebagian kecil suporter sepak bola Eropa.

UEFA Perketat Pengawasan

Kasus yang melibatkan Real Madrid ini kembali menegaskan komitmen UEFA untuk menindak tegas setiap bentuk diskriminasi di kompetisi sepak bola Eropa.

Organisasi tersebut selama beberapa tahun terakhir terus memperkuat regulasi dan sanksi terhadap klub yang gagal mencegah tindakan rasis, ekstremis, atau diskriminatif di dalam maupun sekitar stadion.

Baca Juga:  Kompany Puji Mentalitas Pavlovic Usai Bayern Tumbangkan Real Madrid di Liga Champions

Dengan sorotan global terhadap insiden ini, pengawasan terhadap perilaku suporter di kompetisi seperti Liga Champions diperkirakan akan semakin diperketat pada musim-musim mendatang. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
rasisme Real Madrid UEFA
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.