Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»FTBI Jawa Timur 2024: Menguatkan Identitas Budaya Melalui Bahasa Daerah

FTBI Jawa Timur 2024: Menguatkan Identitas Budaya Melalui Bahasa Daerah

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 11 November 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Jawa Timur pada 5 hingga 7 November 2024 di Surabaya. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan serta melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa dialek Using dan Madura, kepada generasi muda.

FTBI ini diikuti oleh 242 peserta yang terdiri dari siswa pemenang tingkat kabupaten, guru pendamping, juri, dan panitia dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta pejabat dinas dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur.

Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pelestarian bahasa, sastra, dan aksara daerah. “Pelestarian bahasa daerah bukanlah tugas satu pihak saja, pemerintah daerah memiliki peran penting, sedangkan pemerintah pusat akan mendukung melalui kebijakan dan program yang relevan,” jelasnya.

Imam Budi Utomo juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial dalam upaya melestarikan bahasa daerah, agar bahasa tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari. “Media sosial adalah alat yang efektif untuk mengenalkan dan melestarikan bahasa daerah kepada generasi muda,” tambahnya.

Baca Juga:  Sukses di Gelaran Perdana, Surabaya ITS Run Fest 2025 Targetkan 5.000 Peserta Tahun Depan

Selain pelestarian, FTBI juga mengedepankan kreativitas dalam penggunaan bahasa daerah. Berbagai lomba seperti menulis cerita pendek, puisi, komedi tunggal, dan mendongeng berbahasa daerah diadakan untuk mendorong peserta mengekspresikan diri melalui bahasa ibu mereka.

Sebagai kelanjutan dari FTBI tingkat provinsi, pada Februari 2025, akan diadakan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) untuk memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional. Sebanyak 28 pemenang dari berbagai provinsi akan diundang untuk berpartisipasi dalam ajang prestisius ini.

Imam Budi Utomo mengingatkan bahwa FTBI merupakan langkah konkret dalam revitalisasi bahasa daerah. Pelestarian bahasa daerah harus menjadi tanggung jawab bersama, dan pemerintah pusat serta daerah perlu bekerja sama untuk implementasi kebijakan yang mendukung bahasa daerah di setiap lini kehidupan masyarakat.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Umi Kulsum, juga menambahkan bahwa tahun ini terdapat penambahan dua wilayah, yaitu Situbondo dan Bondowoso. “FTBI memberi kesempatan bagi generasi muda untuk berkreasi dan mengembangkan kemampuan mereka dalam bahasa daerah,” ujar Umi.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Budi Raharjo, menekankan pentingnya melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Ia mengingatkan bahwa meskipun teknologi memberi dampak positif, pengaruh negatifnya juga cukup besar, salah satunya adalah penurunan sikap positif masyarakat, terutama generasi muda, terhadap bahasa daerah.

“Bersama, kita harus menjaga bahasa daerah sebagai alat komunikasi dan bagian dari budaya yang berharga. Bahasa daerah mengandung nilai luhur yang membentuk identitas masyarakat kita,” ujar Budi Raharjo.

Baca Juga:  Terbang Makin Ramai! Juanda Layani 13,5 Juta Penumpang Sepanjang 2025, Rute Internasional Kian Dilirik

Dengan adanya FTBI, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai dan melestarikan bahasa daerah mereka, sehingga bahasa ibu tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.