Jakarta (beritajatim.id) – Hytera Communications melalui PT Hytera Communications Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanggulangan bencana alam di Tanah Air dengan mendonasikan perangkat komunikasi darurat kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi operasi tanggap darurat banjir yang saat ini berlangsung di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.
Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas curah hujan yang tinggi memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah provinsi, antara lain Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bencana tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian bagi masyarakat, tetapi juga merusak infrastruktur serta mengganggu berbagai layanan publik yang vital.
Di tengah upaya BNPB memimpin penanganan darurat dan pemulihan bencana secara nasional, keandalan sistem komunikasi menjadi faktor krusial. Koordinasi yang efektif antara tim penyelamat, petugas lapangan, serta posko komando sangat bergantung pada ketersediaan perangkat komunikasi yang stabil, terutama di wilayah terdampak dengan kondisi medan yang sulit.
Perangkat komunikasi darurat yang didonasikan oleh Hytera Indonesia telah didistribusikan BNPB kepada tim tanggap darurat di lapangan. Peralatan tersebut digunakan oleh personel yang terlibat langsung dalam fungsi komando, pengendalian, dan koordinasi penanganan bencana. Dengan dukungan ini, para petugas diharapkan tetap terhubung dalam situasi yang dinamis dan menantang, sehingga arus informasi dapat berjalan lancar dan kolaborasi antarunit menjadi lebih efektif, khususnya dalam operasi pencarian, penyelamatan, dan penyaluran bantuan.
Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan Hytera Indonesia dalam mendampingi otoritas nasional dan masyarakat di masa krisis. “Komunikasi yang efektif merupakan elemen yang penting dalam penanganan bencana, di mana kondisi seringkali tidak dapat diprediksi dan koordinasi menjadi sangat sulit. Dukungan dari mitra seperti Hytera membantu tim kami tetap terhubung dan fokus pada hal yang paling penting, yaitu melindungi nyawa dan membantu masyarakat yang terdampak,” kata Deni Irawan, seorang pakar IT di BNPB.
Senada dengan hal tersebut, Director of PT Hytera Communications Indonesia Mars Li menegaskan bahwa kontribusi perusahaan dalam situasi darurat merupakan bagian dari komitmen jangka panjang di Indonesia. “Dengan lebih dari 20 tahun kehadiran kami di Indonesia, Hytera telah bekerja sama dengan mitra dan otoritas lokal untuk mendukung kebutuhan komunikasi yang sangat penting di berbagai daerah,” ujar Mars Li. “Dalam situasi seperti ini, berkontribusi pada upaya tanggap darurat bukan sekadar tanggung jawab, melainkan cerminan dari komitmen jangka panjang kami terhadap masyarakat yang kami layani.”
Dukungan terhadap penanganan bencana bukan kali pertama dilakukan Hytera di Indonesia. Pada 2018, perusahaan ini juga menyalurkan perangkat komunikasi darurat kepada Palang Merah Indonesia (PMI) pascagempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut berperan dalam mendukung koordinasi operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban.
Tidak hanya di Indonesia, Hytera juga terlibat dalam penyediaan sistem komunikasi darurat di berbagai bencana alam besar di sejumlah negara. Langkah ini menegaskan keyakinan perusahaan bahwa konektivitas yang andal merupakan elemen kunci dalam respons kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi ekstrem dan penuh keterbatasan.
Melalui inisiatif ini, Hytera Indonesia menyampaikan solidaritas kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatra, sekaligus memberikan penghormatan kepada para petugas tanggap darurat dan relawan yang bekerja tanpa lelah di garis depan penanganan bencana.
Hytera Communications Corporation Limited (SZSE: 002583) merupakan penyedia global terkemuka teknologi dan solusi komunikasi profesional. Selama lebih dari tiga dekade, Hytera melayani pengguna di seluruh dunia melalui portofolio inovatif yang mencakup radio dua arah, komunikasi konvergen PMR & LTE, sistem komunikasi penempatan cepat (fast-deploy communications), kamera yang dikenakan di tubuh (body-worn camera), hingga solusi ruang kendali (control room). (ris)


as a preferred source on Google




