Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Kebakaran Maut di Kompleks Wang Fuk Court Hong Kong Tewaskan 146 Orang, Puluhan Masih Hilang

Kebakaran Maut di Kompleks Wang Fuk Court Hong Kong Tewaskan 146 Orang, Puluhan Masih Hilang

Haris DwiHaris Dwi Internasional 30 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kebakaran di Wang Fuk Court Hong Kong menewaskan 146 orang dan puluhan hilang. Pemerintah lakukan penyelidikan atas dugaan kelalaian regulasi.
Kebakaran di Wang Fuk Court Hong Kong menewaskan 146 orang dan puluhan hilang. Pemerintah lakukan penyelidikan atas dugaan kelalaian regulasi.

Hong Kong (beritajatim.id) – Kebakaran hebat yang melanda kompleks hunian bertingkat Wang Fuk Court di Hong Kong kembali menambah jumlah korban jiwa. Otoritas setempat pada Minggu melaporkan bahwa total korban tewas telah mencapai 146 orang, sementara sekitar 40 orang masih dinyatakan hilang dalam insiden yang disebut sebagai kebakaran paling mematikan di wilayah tersebut dalam tujuh dekade terakhir.

Tim penyelamat menemukan tambahan 18 jenazah di salah satu menara kompleks tersebut, dengan sejumlah korban tergeletak di tangga darurat maupun atap bangunan setelah berupaya menyelamatkan diri. Kepala Unit Penyelidikan Korban, Karen Tsang Shuk-yin, menjelaskan bahwa proses identifikasi masih berlangsung karena 54 jenazah belum dapat dikenali. Selain itu, sekitar 100 orang masih belum terkonfirmasi keberadaannya.

Komandan Kepolisian Wilayah, Amy Lam Man-han, menuturkan bahwa pencarian menyeluruh masih membutuhkan waktu, terutama karena beberapa area yang paling sulit dijangkau belum bisa diperiksa sepenuhnya. Sementara itu, laporan dari Asosiasi Korban Kecelakaan Industri menyebutkan bahwa lima pekerja konstruksi yang terlibat dalam renovasi kompleks tersebut turut menjadi korban, sebagaimana disampaikan oleh pimpinan organisasinya, Fay Siu Sin-man.

Di sekitar lokasi kejadian, warga terus berdatangan meninggalkan karangan bunga sebagai bentuk belasungkawa. Hong Kong menetapkan masa berkabung selama tiga hari, sementara investigasi terus berjalan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menimbulkan korban dalam jumlah besar.

Baca Juga:  Trump Pertimbangkan Opsi Serangan Militer ke Iran, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat

Kasus ini memicu tuntutan meningkatnya akuntabilitas dan transparansi terkait dugaan kelalaian regulasi. Hampir selusin orang telah ditahan selama penyelidikan berlangsung. Komisi Independen Pemberantasan Korupsi (ICAC) Hong Kong pada Sabtu kembali menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penggunaan material berbahaya saat proyek renovasi berlangsung. Sebelumnya, delapan orang termasuk konsultan, subkontraktor perancah, serta perantara telah ditahan.

Tiga tersangka terbaru merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perusahaan kontraktor terkait. Polisi juga menggeledah kantor Prestige Construction & Engineering Co., kontraktor resmi proyek renovasi, dan menahan dua direktur serta seorang konsultan teknik dengan dugaan pembunuhan tidak berencana.

Departemen Bangunan Hong Kong kemudian memerintahkan penghentian sementara 28 proyek konstruksi swasta yang dikerjakan oleh perusahaan tersebut. Langkah ini diambil karena hilangnya kepercayaan terhadap kemampuan kontraktor dalam menjaga keselamatan, termasuk temuan penggunaan papan busa polistirena yang mudah terbakar. Dua proyek lain juga dihentikan setelah ditemukan penggunaan lembar plastik yang dianggap berisiko.

Sejumlah penghuni Wang Fuk Court sebelumnya menyatakan telah berulang kali melaporkan potensi bahaya pada jaring pelindung berwarna hijau yang membungkus perancah bambu di sekitar gedung. Keluhan tersebut ditujukan pada Departemen Tenaga Kerja, namun dinilai belum mendapatkan respons memadai.

Menurut keterangan Chris Tang, Sekretaris Keamanan Hong Kong, penyelidikan awal mengindikasikan bahwa kebakaran bermula dari jaring pelindung di lantai bawah Wang Cheong House, salah satu dari tujuh menara yang terdampak. Material styrofoam pada jendela turut mempercepat penyebaran api ke enam bangunan lainnya. Panas ekstrem kemudian membakar perancah bambu hingga menyebabkan kebakaran sekunder saat struktur tersebut runtuh.

Baca Juga:  AS Siapkan Pengembalian Tarif 166 Miliar Dolar AS ke Importir, Dampak ke Konsumen Dipertanyakan

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara otoritas terus berusaha menyelesaikan proses pencarian dan identifikasi korban. (ris)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.