Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Mengenal Fenomena Gummy Bear Mom dalam Pola Asuh Anak

Mengenal Fenomena Gummy Bear Mom dalam Pola Asuh Anak

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 27 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Fenomena “Gummy Bear Mom” merujuk pada pendekatan pola asuh yang lebih santai. (ilustrasi/pixabay)

Surabaya (beritajatim.id) – Fenomena “Gummy Bear Mom” merujuk pada pendekatan pola asuh yang lebih santai namun tetap seimbang, khususnya dalam mengelola kebiasaan makan anak. Alih-alih menerapkan larangan ketat terhadap jenis makanan tertentu, konsep ini menekankan moderasi, kesadaran, dan hubungan sehat dengan makanan.

Pendekatan gummy bear mom bertujuan membantu anak mengenal berbagai jenis makanan tanpa rasa takut maupun rasa bersalah. Anak diajak memahami bahwa makanan bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan dinikmati secara bijak dan seimbang.

Meski istilahnya sering dilekatkan pada peran ibu, konsep ini sejatinya bisa diterapkan oleh siapa saja yang menjadi pengasuh anak. Intinya bukan membebaskan anak mengonsumsi camilan manis tanpa batas, melainkan membimbing mereka agar memiliki kesadaran sejak dini tentang pola makan yang sehat.

Tren Gummy Bear Mom mulai dikenal luas melalui media sosial, terutama TikTok. Salah satu kreator yang kerap membahas konsep ini adalah Jersey Justyna melalui akun @drjustyna. Istilah “gummy bear” dipilih sebagai simbol camilan manis yang identik dengan masa kecil, sekaligus merepresentasikan pola asuh yang tidak kaku namun tetap penuh pertimbangan.

Dalam berbagai kontennya, Jersey Justyna menjelaskan bahwa gummy bear mom kerap dianggap sebagai kebalikan dari konsep “almond mom”. Ia menggambarkan gummy bear mom sebagai orang tua yang tidak terlalu mengontrol secara detail apa yang boleh dan tidak boleh dimakan anak, serta lebih terbuka terhadap camilan, termasuk makanan populer di kalangan anak-anak.

Baca Juga:  Menikmati Aksi Seru Pikachu dalam Pokemon Playlab di Tunjungan Plaza 5 Surabaya

Di kolom komentar, banyak orang tua mengaku merasa relevan dengan konsep ini. Mereka menyebut dibesarkan dalam lingkungan dengan aturan makan yang sangat ketat, sehingga kini memilih pendekatan yang lebih fleksibel agar anak dapat membangun hubungan yang lebih sehat dengan makanan.

Bagi mereka, menyediakan camilan dan memberi ruang bagi anak menikmati makanan tertentu bukan berarti lalai, melainkan bentuk pendidikan pola makan tanpa tekanan berlebihan.

Istilah Gummy Bear Mom sering dipahami sebagai kebalikan dari Almond Mom, konsep yang lebih dulu viral di media sosial. Pola asuh almond mom identik dengan pengaturan ketat pola makan demi alasan kesehatan, termasuk pembatasan kalori dan pemilihan makanan secara sangat selektif.

Pendekatan ini, meski bertujuan baik, kerap membuat suasana makan terasa penuh tekanan. Tanpa disadari, hal tersebut bisa memengaruhi cara anak memandang makanan, tubuh, dan bahkan citra dirinya sendiri.

Sebaliknya, gummy bear mom tidak membagi makanan ke dalam kategori baik atau buruk. Anak diajak memahami bahwa semua jenis makanan bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat jika dikonsumsi secara sadar dan seimbang.

Camilan manis tetap diperbolehkan, namun dalam porsi wajar. Anak diajarkan menikmati makanan tanpa rasa bersalah, sekaligus memahami pentingnya nutrisi dan keseimbangan.

Pendekatan Gummy Bear Mom ditandai dengan sikap fleksibel, penuh kesadaran, dan tidak menghakimi dalam mengelola kebiasaan makan anak. Beberapa ciri utamanya antara lain:

  • Mengizinkan camilan manis seperti es krim setelah anak mengonsumsi makanan utama yang seimbang, sebagai bentuk moderasi.
  • Menyimpan camilan seperti keripik, permen, atau biskuit di rumah tanpa melabelinya sebagai makanan terlarang.
  • Menyiapkan bekal dengan kombinasi buah, makanan utama, dan camilan manis dalam porsi kecil agar anak terbiasa dengan keseimbangan.
  • Mengajak anak aktif bergerak lewat bermain atau kegiatan keluarga tanpa mengaitkannya dengan kewajiban membakar kalori.
  • Menyajikan masakan rumahan hampir setiap hari, namun tetap menikmati makanan cepat saji sesekali tanpa rasa bersalah.
  • Mendorong konsumsi sayur dengan pendekatan persuasif, bukan paksaan.
  • Menghargai sinyal kenyang anak dan tidak memaksa mereka menghabiskan makanan.
  • Tidak mengontrol secara detail setiap makanan yang dikonsumsi anak selama pola makan keseluruhan tetap seimbang.
Baca Juga:  Kia Seltos Raih Penghargaan SUV of the Year 2026 di India

Fenomena Gummy Bear Mom menunjukkan perubahan cara pandang orang tua dalam mendampingi anak membangun hubungan dengan makanan. Pendekatan ini menekankan keseimbangan, kesadaran, dan empati, tanpa menjadikan makanan sebagai sumber ketakutan atau rasa bersalah.

Dengan memberi ruang bagi anak untuk mengenal berbagai jenis makanan secara wajar, gummy bear mom membantu anak belajar mendengarkan sinyal tubuhnya sendiri, memahami konsep moderasi, serta menikmati makanan sebagai bagian dari kehidupan yang sehat.

Pada akhirnya, pola asuh ini bukan tentang membiarkan anak bebas tanpa aturan, melainkan membimbing mereka tumbuh dengan hubungan yang lebih positif terhadap makanan, tubuh, dan kesehatan jangka panjang. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
fenomena gummy bear mom gummy bear mom pola asuh gummy bear mom
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026 Lifestyle

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.