Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Obat Mahal Persoalan Serius, MPKU Jatim Minta Pemerintah Segera Gandeng Kampus

Obat Mahal Persoalan Serius, MPKU Jatim Minta Pemerintah Segera Gandeng Kampus

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 4 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dr. Mundakir, ketua MPKU PWM Jatim
Dr. Mundakir, ketua MPKU PWM Jatim

Surabaya (beritajatim.id) – Masalah harga obat yang mahal di Indonesia menjadi perhatian serius bagi Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Dr. Mundakir. Menurutnya, pemerintah perlu menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengatasi masalah ini.

“Perguruan tinggi kita mampu jika diberi kepercayaan. Saat pandemi Covid-19, beberapa perguruan tinggi juga berhasil mengembangkan vaksin,” ujar Mundakir, Kamis (5/7/2024).

Masalah obat mahal berdampak besar pada masyarakat, terutama golongan ekonomi menengah ke bawah, yang kesulitan mendapatkan obat karena harga yang tinggi. “Ketidakmampuan mereka membeli obat menyebabkan pengobatan tertunda atau tidak optimal,” tambah Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya ini.

Harga obat dan alat kesehatan di Indonesia diketahui 300-500 persen lebih mahal dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia. Dalam rapat internal bersama menteri pada Selasa (4/7/2024), Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Kesehatan untuk menekan harga alat kesehatan dan obat-obatan agar setara dengan negara lain.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa salah satu penyebab mahalnya obat adalah inefisiensi perdagangan. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang lebih transparan untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Mundakir menyarankan pemerintah untuk memanfaatkan sumber daya manusia dan fasilitas penelitian di perguruan tinggi guna mengembangkan obat-obatan baru. “Pemerintah bisa mendukung pendirian fasilitas produksi obat di kampus atau bekerja sama dengan industri farmasi lokal untuk memproduksi obat hasil penelitian perguruan tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  PKS: Pemerintah Harus Perketat Impor Produk Cina untuk Cegah Badai PHK di Indonesia

Mundakir menceritakan pengalamannya saat mengikuti International Winter School (IWS) 2023 di Tehran University of Medical Sciences (TUMS). Di sana, ia mengunjungi Endocrine and Metabolism Research Institute (EMRI) dan Pharmaceutical Incubator (PI), yang berhasil memproduksi 120 produk farmasi penting dan meluncurkan 60 produk farmasi baru.

“Di sana, mereka sudah bisa memproduksi berbagai jenis obat seperti tablet, kapsul, inhaler, dan obat injeksi,” ungkap Mundakir, yang majelisnya menaungi 36 rumah sakit dan 50 klinik.

Mundakir yakin perguruan tinggi di Indonesia mampu melakukan hal serupa, bahkan lebih baik, dengan dukungan pemerintah. “Political will atau kemauan politik pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah harga obat mahal melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi,” pungkasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
harga obat MPKU Jatim produksi obat lokal solusi harga obat
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.