Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Stres Kerja di Era Digital Bikin Karyawan Muda Rentan, Ini Faktor Pemicu Terbesarnya

Stres Kerja di Era Digital Bikin Karyawan Muda Rentan, Ini Faktor Pemicu Terbesarnya

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 2 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi stres kerja

Surabaya (beritajatim.id) – Pesatnya pertumbuhan industri digital membuat generasi pekerja muda menghadapi tekanan kerja yang jauh berbeda dibandingkan era sebelumnya. Struktur organisasi yang semakin cair, perubahan strategi bisnis yang berlangsung cepat, serta tuntutan adaptasi tanpa henti membuat banyak karyawan merasa kewalahan. Tak sedikit yang harus bekerja dengan jobdesk yang belum sepenuhnya jelas, prioritas kerja yang berubah dalam hitungan minggu, hingga kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Situasi tersebut paling terlihat di perusahaan rintisan atau start-up. Seorang karyawan start-up teknologi mengaku merasakan ketidakpastian setiap hari. “Kadang saya tidak tahu prioritas kerja hari ini apa. Struktur berubah cepat, tugas berubah cepat, tapi ekspektasi tetap tinggi,” ujarnya. Pengakuan ini menggambarkan bagaimana stres kerja kini menjadi isu besar yang semakin mengemuka dalam dunia profesional modern.

Dalam psikologi industri dan organisasi, stres kerja digambarkan sebagai respons emosional negatif ketika seseorang menilai tuntutan lingkungan melebihi kapasitas yang dimiliki. Pemahaman ini merujuk pada Transactional Model of Stress yang diperkenalkan Lazarus dan Folkman (1987). Jika berlangsung dalam jangka panjang dan tidak ditangani, stres dapat meningkat menjadi burnout kondisi kelelahan kronis yang menguras energi, motivasi, hingga produktivitas

Di tengah dinamika bisnis modern, terdapat dua faktor utama yang paling sering memicu stres kerja pada generasi pekerja digital:

1. Ketidakjelasan Peran (Role Ambiguity)
Banyak karyawan, terutama di perusahaan start-up, bekerja dengan job description yang belum sepenuhnya jelas atau sering berubah. Pergeseran model bisnis membuat peran karyawan ikut berubah, termasuk tugas dan tanggung jawab yang harus mereka emban. Kondisi ini membuat pekerja sering kali merasa tidak memiliki acuan jelas apakah pekerjaan yang dilakukan sudah tepat dan sesuai ekspektasi.

Baca Juga:  Kunjungan Istimewa Founder Brand Kecantikan Lokal ke Gudang Sociolla Cikupa Jabar

2. Ketidakpastian Ekonomi dan Job Insecurity
Di era ekonomi yang dinamis, perusahaan dituntut melakukan efisiensi untuk bertahan. Hal ini memicu kekhawatiran karyawan terhadap posisi mereka. Rasa takut kehilangan pekerjaan membuat energi mental terkuras, tidak hanya untuk menyelesaikan tugas harian tetapi juga untuk mempertahankan stabilitas karier.

Perubahan pola kerja digital juga melahirkan budaya baru: karyawan dituntut selalu siap siaga. Notifikasi kerja yang terus menyala, pesan yang masuk di luar jam kerja, hingga standar kecepatan respons yang semakin tinggi membuat batas antara waktu kerja dan waktu pribadi semakin kabur.

Tidak mengherankan bila stres kerja kini menjadi isu yang tidak dapat diabaikan baik oleh perusahaan yang ingin menjaga produktivitas maupun oleh karyawan yang berupaya mempertahankan kesehatan mentalnya. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
burnout di tempat kerja stres kerja di era digital stres kerja karyawan muda tekanan kerja di industri digital
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026 Lifestyle

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.