Surabaya (beritajatim.id) – Masyarakat yang berencana mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api perlu bergerak cepat dan cermat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket masa angkutan Lebaran secara bertahap setiap hari dengan sistem H-45, membuat persaingan mendapatkan tiket pada tanggal favorit kian ketat.
Berdasarkan pantauan Selasa (3/2/2026), calon pemudik sudah bisa memesan tiket untuk keberangkatan 20 Maret 2026. Tanggal ini diprediksi menjadi salah satu momen krusial karena bertepatan dengan awal Cuti Bersama dan H-1 Idul Fitri 1447 H. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta seluruh kanal penjualan resmi lainnya.
Agar tidak kehabisan kursi, masyarakat disarankan menentukan tanggal keberangkatan sejak dini. Berdasarkan tren tahunan, tanggal favorit mudik biasanya berada pada rentang H-3 hingga H-1 Lebaran, yakni 17–19 Maret 2026. Memilih tanggal alternatif di luar periode tersebut dapat meningkatkan peluang mendapatkan tiket.
Selain itu, pemanfaatan sistem H-45 secara optimal menjadi kunci. Penjualan tiket dilakukan secara real-time dan dibuka bertahap setiap hari sesuai tanggal keberangkatan. Calon pemudik disarankan mencatat jadwal pembukaan tiket dan sudah bersiap sebelum waktu penjualan dimulai.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Jawa Timur tahun ini tergolong tinggi. Hingga 2 Februari 2026, KAI Daop 8 mencatat 31.402 tiket KA Jarak Jauh Reguler telah terjual untuk keberangkatan periode 11 hingga 19 Maret 2026.
“Untuk tanggal 19 Maret 2026 saja, hingga saat ini sudah terjual 6.543 tiket dan menjadi salah satu tanggal favorit pelanggan. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan karena penjualan tiket bersifat real-time,” ujar Mahendro dalam keterangannya.
Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi lebih awal. Hal ini sejalan dengan SKB 3 Menteri yang menetapkan 20–21 Maret 2026 sebagai Hari Libur Nasional Idul Fitri. Dengan pola libur tersebut, pergerakan pemudik diperkirakan mulai padat sejak Jumat, 20 Maret 2026.
Sebagai alternatif, masyarakat juga dapat memantau program Mudik Gratis yang dibuka sejumlah instansi pemerintah dan BUMN secara bertahap. Namun, kuota terbatas dan biasanya habis dalam hitungan jam setelah pendaftaran dibuka, sehingga pemantauan informasi resmi menjadi sangat penting.


as a preferred source on Google




