Jakarta (beritajatim.id) – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melaksanakan Operasi Terpadu Pemulihan Kawasan Rawan Narkotika di wilayah DKI Jakarta. Aksi gabungan ini menyasar Kampung Bahari, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) pagi.
Operasi dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan melibatkan ratusan personel gabungan dari BNN RI, BNN Provinsi DKI Jakarta, Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Satuan Brimob. Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai.
8 Terduga Diamankan, 4 Dinyatakan Positif Narkoba
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan delapan orang terduga dari lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, empat orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika, sementara empat lainnya negatif.
Daftar terduga yang diamankan antara lain: SAN, ABD, YUS, HEN, FAR, YOH, SUD, SUK, dan RIZ. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kantor BNN RI untuk pendalaman kasus.
Barang Bukti: 89 Kg Sabu, Ganja, Ekstasi, dan Senjata Api
Dari hasil penggeledahan di sebuah gudang narkoba di rumah kos kawasan Kampung Bahari, petugas menemukan sejumlah barang bukti dalam jumlah besar, antara lain:
- 89.159,42 gram sabu dalam berbagai kemasan
- 91,53 gram ganja
- 159 butir ekstasi dengan berbagai bentuk
- 6 pucuk senjata api berbagai jenis
- 1 senjata api rakitan revolver kaliber 9 mm
- 2 senapan angin tactical
- 6 senjata airsoft gun
- 21 senjata tajam serta 1 busur panah dengan 8 anak panah
Selain itu, petugas juga menyita tiga unit kendaraan bermotor, yakni Kawasaki ZX10R hitam, Kawasaki Ninja 250 hijau, dan Honda Vario putih.
Ditemukan pula uang tunai sebesar Rp1,46 miliar, uang palsu senilai Rp5,5 juta, 29 perhiasan emas berbagai jenis termasuk 5 batang emas Antam masing-masing 100 gram, serta 9 unit telepon genggam dari berbagai merek.
Kepala BNN: Pemulihan Kawasan Rawan Narkotika Jadi Prioritas
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa operasi terpadu ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BNN dan Polri dalam memulihkan kawasan rawan narkotika di wilayah perkotaan padat penduduk.
“Kampung Bahari merupakan salah satu titik rawan peredaran narkoba di Jakarta. Kami akan terus melakukan operasi terpadu untuk memastikan kawasan ini benar-benar pulih dan bebas dari jaringan peredaran gelap narkotika,” ujar Komjen Suyudi.
Beliau menambahkan, seluruh barang bukti dan para terduga kini telah diamankan di kantor BNN RI untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Operasi Terpadu Ketiga di DKI Jakarta
Kegiatan ini merupakan Operasi Terpadu Pemulihan Kawasan Rawan Narkotika yang ketiga di wilayah DKI Jakarta sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, operasi serupa juga dilaksanakan di beberapa titik rawan lain dan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika dalam skala besar.
BNN mengimbau masyarakat agar aktif melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Kolaborasi masyarakat dan aparat dinilai menjadi kunci untuk menciptakan kawasan yang sehat, aman, dan bebas narkoba. (ang)


as a preferred source on Google




