Ngawi (beritajatim.id) – Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, Jawa Timur, bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video konvoi remaja yang melempar petasan ke arah warga di Jalan Yosudarso, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Aksi berbahaya tersebut sempat ramai diberitakan media nasional.
Menerima laporan dari masyarakat, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan para remaja yang terlibat.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan kepolisian tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat.
“Perbuatan tersebut sangat membahayakan keselamatan warga dan mengganggu ketertiban umum. Polres Ngawi tidak tinggal diam terhadap segala bentuk aksi yang meresahkan masyarakat,” tegas AKBP Charles.
Diberi Pembinaan dan Tilang Kendaraan
Setelah diamankan, para pelaku diberikan pembinaan dengan menghadirkan orang tua masing-masing. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, polisi menilang empat unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi konvoi tersebut.
Kapolres Ngawi menjelaskan bahwa sebagian remaja yang terlibat masih berstatus pelajar, sehingga pendekatan edukatif menjadi prioritas.
“Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bersama, khususnya bagi para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Polres Ngawi berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (tin)


as a preferred source on Google




